Tuesday, April 28, 2009

tentang gelap

Kadang aku menyerah dalam gelap,

membiarkan desak nafas yang tersisa mau membimbingku pulang.

Tapi kemana?

Aku tak melihat ada jalan.

Hanya pengap.

Hitam yang pekat.



Lalu aku menutup mata.

Sama gelapnya dengan buta.

dan dalam terpejam aku berdoa,

Kapan aku punya kuasa menjentikkan sedikit cahaya

Kapan aku menjadi terang itu

(Saat kamu rela menjadi bagian dari gelap)

Kata sebuah suara


Saat kamu telah menjadi pekat itu sendiri

Saat kamu telah memahami setiap bagian dari kegelapan itu

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...