Sunday, May 3, 2009

menunggumu di pesisir pantai


Ceruk waktuku memang terbatas menampung
tetes gerimis sore itu.
Tapi (sungguh!) tak pernah kubiarkan ia meleber sia-sia
tak tertampung...

Kuredam waktu yang tersisa untuk memikirkanmu, yang bagai
ombak mengulung pulang pada lautan di ujung mimpimu
(mimpi kita)

Mudah-mudahan kau tak kecewa.

Sungguh, karena lautan masih selalu punya ombak
aku tetap percaya.

Tinggal ku berjalan ke pesisir menunggumu,
Tak lama lagi, kita akan bersua.
Gembira bagai bocah turun gunung, hilang ingatan akan mendung dan kabut
Puas bermain dengan buih ombak yang tak pernah habis dipecah waktu.
image by : deviantart.com

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...