Saturday, May 16, 2009

satu episode hujan


Sudah gamang siang terguyur hujan.
Airmata langit berderai
mengoyak tanah,
menerbangkan debu.

Kerikil kecil terseret.
Daun terbang limbung.
Seseorang,
meratap di bawah atap.
Seseorang,
Menunggu reda.

Sesuatu,
meneduh di sela rumput.

Seseorang masih,
menunggu jeda.

Sejumput angin
menggesek kalbu
memainkan dawai seseorang.

Melantunkan tembang musim hujan.
Dan hujan tetap rata.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...