Friday, May 22, 2009

selain nulis ngapain?





"When I'm not writing books I like to draw and to make things out of wood. I also like to play the piano. I'd like to play it well, but I can't, so the rest of the family has to put up with my playing it badly."


(Philip Pullman)



Itu yang Philip Pullman lakukan jika ia sedang tidak menulis.

Menurut saya, apa yang kita lakukan jika sedang tidak menulis, (sesuatu yang berasal dari ruangan yang sama yang bernama kreativitas) biasanya bisa menjadi ‘charger’ bagi kegiatan utamanya, yaitu menulis.

Jika tidak menulis, saya memasak. Believe me or not, memasak membuat otak kanan saya terangsang dan entah dengan cara bagaimana seolah energi baru terkumpul kembali membuat saya jadi bersemangat dan lebih kreatif.

Memasak bagi saya, hampir sama seperti menulis, kita mereka-reka komposisinya (diksi atau gaya bahasa) yang dalam memasak bisa diibaratkan sebagai bumbu, memilih bahan-bahan masakannya yang dalam menulis adalah memilih kosa kata, dan memutuskan akan memasak apa yang dalam menulis adalah memilih gagasan keseluruhan akan apa yang mau kita tulis.

Dulu saya juga suka menggambar, membuat sketsa-sketsa tetapi kemudian kegiatan itu saya tinggalkan. Padahal menggambar bisa membangkitkan imajinasi juga. Tapi kemudian memasak dan traveling lebih menarik perhatian.

Karena traveling tidak bisa dilakukan setiap saat maka sebagai gantinya saya nonton film. Ya, bukankah menonton film bisa mengantarkan kita ke berbagai tempat tanpa harus mengangkat pantat? Melihat banyak hal baru, warna, budaya, keragaman, pemandangan, semuanya yang membangkitkan syaraf-syaraf yang tertidur di dalam ruangan bernama kreativitas bisa membangkitkan pikiran.

Beberapa orang menyukai musik, dan memang musik adalah cara paling gampang dan murah untuk mengiring feeling kita, sesuatu yang juga harus ada saat kita menulis.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...