Thursday, July 14, 2011

Hujan Bulan Juli


(Cerpen dimuat juga di writingsession.blogspot.com untuk tema 'Galau'-Juli 10 th 2011)

Corak langit berubah kelabu saat terakhir kalinya aku mendongak ke atas. Sebelum membuka pintu kamar kos, sempat terlintas sebuah pikiran di benakku. Aku baru paham kenapa setiap kali seseorang merasa galau ia akan melihat ke atas.

Katanya, saat berdoa orang-orang melihat ke atas karena Tuhan tinggal di sana. Mitos bilang, jika tatapan mata kita bertumbukan dengan bintang jatuh dan di hati kita membatin yang bagus-bagus maka keinginan kita akan terkabul. Semesta bilang, hai kalian yang kakinya menapak ke bumi. Roh-roh yang meninggalkan bumi akan tinggal di atas sana. Tersenyumlah maka mereka akan tersenyum balik pada kalian. Tapi aku tak pernah bisa tersenyum pada langit, terlebih yang kelabu.

Sayangnya, bukan hal-hal bagus yang kupikirkan setiap kali menatap langit. Yang kugaungkan pada angkasa adalah perkataan : Jangan hujan!

Sunday, July 10, 2011

Catatan Proyek 'Lenka'


Di bawah ini adalah sebuah catatan yang ditulis oleh Yusi Avianto Pareanom. Mengiringi terbitnya proyek bersama kami, sebuah novel berjudul LENKA. Pagi tadi, saat melihat note ini di-tag pada saya dan membacanya, semua ingatan mengenai 'perjuangan' saya untuk belajar menulis dengan benar kembali membanjiri ruang memori. Perjalanan yang telah saya lalui itu sungguh memberikan saya banyak hal yang tidak bisa dihargai dengan uang. Saya bertemu dengan guru-guru yang inspiratif sekaligus juga teman bertukar pikiran yang menyenangkan, lalu saya bertemu pula dengan sahabat-sahabat baru yang tak kalah serunya. Menerbitkan sebuah buku bersama mereka adalah sebuah hadiah. Atau bonus. Karena sungguh tidak sedikit yang sudah mereka berikan pada saya. Berikut ini adalah catatan itu... 

Siklus (Cerpen Pertama Untuk @writingsession)

Hidup ini adalah siklus, teman. Saat seseorang dilahirkan, aku percaya kelak ia pun akan melahirkan sesuatu. Dan sesuatu itu, bisa jadi apa saja.

Tantangan Dua Hari Sekali

Terkadang, tantangan tidak datang sendiri, tantangan harus diciptakan.
Belakangan ini, semangat saya untuk menulis cerpen sedikit menurun. Bukan karena tidak ada ide, justru ide-ide datang, namun berhamburan sia-sia karena tidak segera dituangkan. Keinginan sih, belajar mengatur waktu agar dalam sehari tetap bisa menulis cerpen walaupun bentuknya flashfiction atau tren yang sedang berkembang sekarang adalah @fiksimini (di twitter). Namun, lagi-lagi saya juga bukan orang yang setiap hari rajin mengikuti timeline di twitter, jadi sering ketinggalan untuk ikutan. Sebenarnya, kegiatan menulis macam @fiksimini atau @writingsession, bisa dijadikan ajang untuk berlatih.

Wednesday, July 6, 2011

Lomba Resensi Novel 29 1/2 Hari


Mau paket buku gratis dari Grasindo-Gramedia dan notebook unik seperti yang digunakan Grey, salah satu tokoh dalam novel 29 ½ Hari ?

Ikuti Lomba Resensi Novel 29 ½ Hari

Caranya :
1. Kalau belum join page 29 1/2 Hari, join page-nya dulu di : http://www.facebook.com/novel.29setengah.hari
2. Tulis resensinya di note facebook kamu, kemudian tag akun facebook milik penulis (nia nurdiansyah). Tag juga minimal 20 orang temanmu.
3. Resensi yang sudah ditulis boleh juga dimuat di blog pribadimu dengan mencantumkan link page 29 ½ Hari (http://www.facebook.com/novel.29setengah.hari)
4. Jika menuliskan resensinya di blog, jangan lupa kirim e-mail keikutsertaanmu ke: nia.nurdiansyah@yahoo.com dengan mencantumkan alamat blognya.
5. Lomba ini akan ditutup pada tanggal 17 September 2011
6. Pemenang akan diumumkan paling lambat 17 Oktober 2011
7. Hadiah :
Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah berupa paket buku dari Grasindo senilai Rp. 300.000
Pemenang kedua akan mendapatkan hadiah berupa paket buku dari Grasindo senilai Rp. 200.000
Pemenang ketiga akan mendapatkan hadiah berupa paket buku dari Grasindo senilai Rp. 100.000
Ketiga pemenang di atas juga akan mendapatkan masing-masing satu buah notebook unik seperti yang digunakan Grey.

image : notebook milik Grey itu yang paling atas, yg motifnya seperti amplop surat. photo by : the sonphotography

Ngetik atau Nulis?



"Lagi apa?" seseorang di suatu tempat bertanya ketika saya sedang asyik menuangkan sebuah tulisan di laptop. Saya menjawabnya: "ngetik."
Orang itu berkomentar lagi : "kayak sekretaris aja..."
Saya : "ahh, bukan ngetik yang semacam itu. tapi nulis. lagi nulis cerpen."

Yeah, time flies. Di masa sekarang, rasa-rasanya orang sudah tidak 'menulis' dalam arti yang sebenarnya (memegang alat tulis seperti pulpen atau pensil dan menuliskannya di atas kertas). Mereka menggunakan alat bantu. Laptop. Keyboard. Mouse. Mereka (dan juga saya) saat ini lebih banyak menekan tuts, bukan menekankan pulpen ke atas kertas. 

Ada praktisnya 'menulis' dengan komputer. Bisa memilih font sesuai selera. Copy-Paste. Shift. Delete. Save. Ya...ya...ya. Tapi, terkadang saya merindukan saat-saat di mana saya dapat mempertemukan ujung pensil/pulpen dengan selembar kertas. Mereka bercumbu dan beranak-pinak banyak sekali kata-kata. Saya cukup memenggal katanya dengan strip atau menghitamkannya agar kata itu hilang, ketika si kata tidak sesuai dengan kebutuhan atau selera. 

Monday, July 4, 2011

Coming Soon : LENKA

Coming soon : LENKA. Novel kedua saya yang ditulis bersama enam belas (16? iya, en-am be-las) rekan-rekan yang dulu pernah menjadi peserta Pelatihan Bengkel Novel Dewan Kesenian Jakarta. Periode 2008-2009.

Kisah di novel ini dimulai dari sebuah situasi : “Pada sebuah acara penggalangan dana, seorang perempuan muda bergaun wisnu jatuh dari lantai lima. Namanya Magdalena, biasa dipanggil Lenka mengikuti kebiasaan orang Eropa Timur (neneknya orang Magyar, Hungaria), 22 tahun, mahasiswa dan model. Bunuh diri, kecelakaan, atau sengaja didorong oleh seseorang?”

Friday, July 1, 2011

Jasper & Ruby

Sudah sekian lama nggak nulis cerpen lagi karena kegiatan kuliah yang begitu padat. Tugas a, lalu b, dan c, disambung dengan harus menyiapkan presentasi, praktikum, pengambilan data, bimbingan. Ya...ya...ya banyak banget.
Tapi itu nggak jadi alesan juga kan, buat nggak nulis?
Well, iya sih, bener.
Tapi, bukannya sehari-hari kegiatannya juga nulis. tugas a, makalah b, laporan?
Eh, bukan nulis yang gitu juga. kalo itu sih, jelas. tuntutan. tapi kapan terakhir kamu nulis dari hati?
Nulis dari hati? curcol maksudnya? lah, sekarang ini apa?

Ah ya, itu percakapan dengan diri sendiri sebelum akhirnya berhasil menyelesaikan cerpen sebanyak 2981 kata. genre-nya fantasi. judulnya : perempuan yang melahirkan bayi-bayi dari kepalanya. ada dua bayi yang sudah dilahirkan perempuan itu : jasper & ruby.  ide cerita di cerpen itu berawal dari sini.

image : lookbook.nu (edited by me)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...