Saturday, September 22, 2012

Tastes of 21-09-12


"Dalam menjalani hidup kita tidak selalu bisa mengecap manisnya kehidupan atau mendapat potongan kue terbesar, terkadang kita harus mau mencicipi kegetiran, rasa pahit, dan sisa-sisa remah kehidupan.
Kadang harus mau belajar bahwa sesuatu yang pahit bisa menjadi obat yang menyembuhkan, sementara racun-racun yang menyebabkan kita sakit terkadang menyaru dalam rasa dan bentuk yang manis."  (NN-210912)


"Dalam hidup setiap orang, pada suatu saat, padamlah api dalam diri. Api itu kembali menyala karena pertemuan dengan orang lain. Kita semuanya seharusnya berterima kasih kepada orang-orang yang kembali mengobarkan semangat dalam diri kita." (Albert Schweitzer)

Terima kasih untuk orang-orang spesial yang telah hadir dalam tiga dekade kehidupan ini. Sangat bersyukur bisa bertemu, dipertemukan, dan ditemukan oleh kalian semua.

Red Velvet & Green Tea Cup Cake with Cream Cheese

Rainbow Cake In A Jar



The Vegetables

Seafoods


Lamb

The Desserts : Ice Cream Mocca, Vanilla, Strawberry

The Dessert : Colorfull Fruty Jelly & Pudding
NB : Cupcake & Rainbow Cake from @seNIRAsa_

Sunday, September 2, 2012

Lebaran Trip : Pantai Batu Karas


Lebaran 1433 H kemarin kami sekeluarga mengunjungi kampung halaman masa kecil ayah saya di daerah Pangandaran, Ciamis Jawa Barat. Selepas acara keluarga, kmi melanjutkan acara keluarga di Pantai Batu Karas yang menurut banyak orang lebih bersih dan sepi dibandingkan Pantai Pangandaran. Tapi karena musim libur ya, pantainya sih, tetap penuh sih, tapi setidaknya tidak sepadat di Pantai Pangandaran. Pantainya cukup bagus, pasirnya meskipun nggak putih, tapi cukup lembut dan bersih. Dan ini adalah pertama kalinya saya ke pantai yang udaranya terbilang sejuk, bahkan saat main air di pantai selepas matahari terbit saya sampai mengigil kedinginan.
The Beach
Di sini kita bisa main Banana Boat dan berselancar. Saat kesini, cukup bnyak juga orang sing yang menunggu saat yang tepat buat berselancar, biasanya sih, menjelang sore gitu.
Bukit aman evakuasi yang letaknya ngga jauh dari tempat parkir
Salah satu bukit karang yang ada di tepi pantai. Di sebelah kanan pantai juga ada sih, lebih landai dan bisa dinaiki, tapi saya nggak sempat main-main kesana.
Bersepeda dari Pantai Pangandaran ke Batu Karas, seru juga.
Ombaknya cukup friendly dan fun buat bermain kecipak-kecipuk atau menyewa papan selancar kecil seharga Rp.10.000
Menurut ayah Saya, Warung Mang Aip ini masakan ikannya paling Maknyus, meskipun harganya relatif lebih mahal, tapi ikannya beneran segar. Sayang, nggak sempet foto ikan bakarnya, karena keburu habis disantap :))
Beda dengan Pangandaran yang view pantainya tertutup oleh para pedangang cinderamata, di Pantai Batu Karas para penjual dan pedagang ditempatka di lokasi tersendiri dan tertata rapi.
Di sini Ezra ngga terlalu banyak main air karena kecapean dengan perjalanannya, tapi dia seneng banget bisa main pasir dan bikin jejak kaki di sini.
The Hotel, kalo mau nginep di sini, mesti reservasi dari jauh-jauh hari ya, soalnya pasti penuh. Tapi di sekitar juga banyak hotel lain yang cukup nyaman dan bersih, seperti Bonsai Bungalow atau Pondok Putri.
Sepanjang perjalanan menuju ke pantai, selepas Desa Cijulang kita akan disuguhi pemandangan persawahan dan ladang yang lumayanlah...daripada jenuh menunggu sampai di pantai.
Dan kita juga akan menyusuri jalanan yang di pinggirnya adalah Green Canyon, warna airnya kehijauan dan di sisi kiri-kanannya ditumbuhi vegetasi yang lumayan rapat, beberapa adalah daun semacam pandan yang biasanya digunakan sebagai bahan baku tikar.


How To Get There :
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...