Tuesday, November 6, 2012

Writer's Room & Author's Desk : Part #2

Kedua tempat kerja milik dua penulis wanita ini bener-bener bikin iri, deh. Kapan ya, bisa punya ruang kerja khusus macam milik mereka.
Kita intip rumah dan ruang kerja milik Jane Austen dulu, ya.

Meja sekecil ini yang digunakan austen untuk menulis

Chawton Cotttage yang sekarang dijadikan museum Jane Austen
Beautiful white window with pale pink roses climbing in the brick wall

Kebun cantik di Chawton Cottage

Tempat yang minimalis tidak selalu menghasilkan karya yang minimalis. Buktinya adalah meja kerja milik Jane Austen yang bisa jadi merupakan meja terkecil yang digunakan oleh seorang penulis. Meja yang terbuat dari kayu walnut bersegi dua belas dengan satu kaki ini digunakan Austen untuk menulis selama masa-masa tenangnya. Dari meja kecil itu lahir karya-karya seperti Sense and Sensibility, Pride and Prejudice. Novel pertamanya ditulis di lantai atas di sebuah rumah kependetaan di Hampshire yang merupakan kediaman ayahnya. Tahun 1800 ia pindah ke Bath dan tidak memiliki kesempatan untuk menulis. Baru pada tahun 1809 saat kembali lagi ke Hampshire dan menetap di sebuah cottage milik kakak lelakinya di Chawton, ia mulai bisa menulis lagi. Sekarang, tempat tinggalnya dijadikan semacam museum.

Selanjutnya, kita lihat bagaimana tempat yang digunakan Virginia Woolf untuk berkarya

Virginia Woolf dan suaminya membeli sebuah rumah di daerah Sussex pada tahun 1919. Dua tahun kemudian ia membuat sebuah ruang kerja khusus di kebunnya. Ruang kerja tersebut memiliki jendela besar yang menhadap ke jalanan menuju Mount Caburn. Ia bekerja di sana selama musim panas, dan meskipun konsentrasinya sering terganggu oleh suara lonceng gereja, atau suaminya yang sedang menyortir apel, namun ia menyukai tempat tersebut. Di tahun 1942, ia memindahkan writer lodge-nya ke bagian belakang kebun, di samping pohon chestnut. Ia menulis di sana dengan papan yang diletakkan di atas pangkuannya.
Ruang kerja yang menghadap ke kebun.
Kamar tidur Woolf. Warna hijau pucat adalah warna favoritnya.
Tempat yang disebut writing lodge oleh woolf, yang ada di bawah pohon chestnut.
Ini adalah ruang duduk favorit Woolf. Motif armchair-nya dirancang oleh saudara perempuannya.  
To be continued

image from: ntpl/eric cricthon

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...