Monday, December 9, 2013

Pentingnya Menjaga Pakaian dan Mesin Cuci Tetap Bersih


Belakangan ini, setelah kami mulai sering melakukan clutter free project di rumah, rasanya makin sering deh, yang namanya nyuci. Terutama nyuci barang-barang yang sudah kita kelompokkan dalam kategori 'pakai kembali'. Karena mau dipakai kembali, biasanya barang-barang itu kan mesti kita cuci bersih dulu. Nah, kebanyakan dari barang-barang itu biasanya adalah gorden, aneka cushion, taplak-taplak, seprai, sarung bantal-guling, sampai bed cover. Karena ada mesin cuci yang kapasitasnnya lumayan. Jadi, beberapa barang tadi kami cuci sendiri di rumah. Sisanya, yang besar-besar dimasukkan ke tempat laundry. 

Ternyata ya, clutter free project itu juga bikin kita semakin menyadari pentingnya menjaga pakaian dan mesin cuci yang kita gunakan untuk selalu dalam keadaan bersih. 

Pernah membayangkan nggak bakteri apa saja yang ada di pakaian kotor Anda? Walaupun tidak terlihat, banyak jenis bakteri dan virus yang ada di pakaian kotor seperti E.Coli, salmonella dan virus hepatitis A. 

Menggunakan pemutih klorin bisa menjadi pilihan yang baik karena produk ini mengandung disinfektan untuk membunuh kuman. Namun selalu ikuti petunjuk keselamatan dan pemakaian yang tertera di label sebelum menggunakannya. Ada beberapa jenis pakaian yang tidak disarankan untuk menggunakan pemutih karena dapat merusaknya. Deterjen yang baik akan membantu membersihkan kotoran yang menempel di pakaian kita dari kegiatan sehari-hari dan membuatnya menjadi wangi dan terlihat rapi. 

Dengan melakukan beberapa langkah tambahan sederhana berikut ini, Anda akan mengurangi kuman di cucian dan mesin cuci Anda. Berikut ini adalah beberapa tipsnya:

Seberapa Sering sih Kita Harus Mencuci? 
Mungkin ini salah satu pertanyaan yang sering diajukan. Tentunya jawaban yang mudah adalah setiap kali selesai digunakan! Memang pakaian seperti t-shirt, pakaian dalam dan kaus kaki harus dicuci setiap kali sehabis digunakan, namun pada beberapa jenis pakaian seperti celana jeans bisa dipakai beberapa kali sebelum dicuci. 

Sebuah lembaga bernama American Cleaning Institute menyarankan untuk mencuci berbagai macam jenis pakaian dengan rentang waktu sebagai berikut: 
  • Sprei: cuci sprei Anda paling tidak tiap 2 minggu sekali. Jika Anda mempunyai badan yang lebih mengeluarkan keringat, Anda harus mencucinya lebih sering. 
  • Jeans: celana jeans biasanya dapat digunakan selama 3 kali sebelum dicuci. Ikuti petunjuk di label perawatan dalam memastikan cara mencuci jeans yang disarankan untuk menjaganya tetap awet. 
  • Handuk : cuci handuk anda setelah 3 atau 4 kali digunakan, atau lebih sering jika handuk tersebut dipakai untuk kegiatan olahraga. Biasakan menggantung handuk dengan baik untuk mempercepat proses pengeringannya. 
Mesin Cuci Juga Perlu Dibersihkan 

Ternyata bukan hanya pakaian yang harus dicuci, namun mesin cuci juga perlu dibersihkan. Terkadang kita lupa, mungkin hanya membersihkan bagian luarnya saja, atau bahkan tidak pernah melakukan hal ini. Membersihkan mesin cuci sangat penting untuk membuang kotoran dan kuman yang menumpuk dari beberapa cucian sebelumnya. Terlebih jika Anda baru saja mencuci pakaian kotor yang penuh dengan noda lumpur atau noda berat lainnya. 

Berikut langkah membersihkan jenis mesin cuci berbeda yang bisa diterapkan dengan mudah: 
  • Untuk mesin cuci front-loading (bukaan depan), jalankan mesin cuci dalam keadaan kosong dengan menggunakan siklus cuci 40 derajat. Masukkan sekitar dua cangkir cuka putih ke dalam laci deterjen untuk membantu menghilangkan bau. 
  • Untuk mesin cuci top-loading (bukaan atas), langkahnya serupa dengan mesin cuci front-loading. Jalankan mesin cuci dalam keadaan kosong dengan siklus panas. Saat mesin cuci sudah mulai berguncang, masukkan sekitar tiga setengah cangkir cuka putih ke dalamnya dan tunggu hingga selesai. 
Jika dirasa perlu, ulangi langkah diatas sekali lagi. Jadi pastikan Anda mencuci pakaian dan membersihkan mesin cuci dengan teratur. Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

This post is sponsored by Rinso

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...