Wednesday, May 3, 2017

Jalan-Jalan Ke Puri Maerokoco Ngapain Aja?

Sudah pernah berkunjung ke Puri Maerokoco baru-baru ini? Kalau belum coba deh, jalan-jalan ke sini. Spot wisata yang sering juga dibilang sebagai Taman Mini-nya Jawa Tengah ini sebenarnya sudah ada sejak 1980an. Namun, belakangan ini spot wisata Semarang ini nampak sedang bebenah untuk kembali mempercantik diri. Terlihat beberapa spot baru yang sekarang mulai ditata dan sering jadi tempat selfie para pengunjungnya. 

Kalau belum tahu, Puri Maerokoco ini sebenarnya memiliki banyak potensi untuk menarik pengunjung melalui anjungan-anjungan yang ada di sana. Ada sekitar 35 anjungan yang menampilkan bangunan rumah adat kota-kota di Jateng, mulai dari Kudus, Pekalongan, Demak, Pekalongan, Klaten, dsb. 

Sayangnya, belum semua anjungan digarap dengan maksimal. Masih ada beberapa anjungan atau rumah adat yang kesannya tidak terawat. Padahal kalau masing-masing anjungan dipercantik dan dihidupkan dengan berbagai aktivitas seni, budaya, dan kuliner dari masing-masing daerah pasti akan menambah nilai jual Puri Maerokoco sendiri. 

Jadi kalau ke sini mau ngapain? Cuma selfie? Nggak kok. Ini beberapa aktivitas yang bisa dilakukan:

  1. Ternyata kalau kita mengajak anak-anak ke sini mereka ngga bakal terlalu tertarik dengan selfie trip. Saran saya, kalau ke sini sama anak usia SD coba deh, sambil bawa peta Jateng dan mulai menelusur daerah demi daerah sambil menandai petanya. Sambil menandai peta kita bisa membantu mengenalkan ciri khas dan budaya daerah setempat. 
  2. Anjungan favorit yang bisa didatangi antara lain: Anjungan Kudus karena ada miniatur Masjid Menara Kudus yang punya bentuk gerbang yang khas. Kemudian ada anjungan Sragen dengan patung Gajahnya, Anjungan Klaten dengan miniatur Candi Borobudur dan rumah-rumah khasnya dengan ukuran mini dan berwarna kuning cerah. Ada juga anjungan Jepara dan Rembang dengan perahu nelayannya. 
  3. Masuk ke miniatur gua. Aktivitas ini bakal disukai anak-anak, apalagi bagian atas guanya yang membukit dan ditumbuhi rerumputan. Anak-anak bisa memanjat naik atau masuk ke dalam guanya. 
  4. Naik kapal dan menyusuri rawa yang sisi kanan dan kirinya ditumbuhi hutan bakau. Selain kapal berukuran besar yang bisa dinaiki rame-rame, ada juga perahu ukuran kecil yang bisa dinaiki dua orang. 
  5. Ada beberapa miniatur lain yang bisa dikunjungi seperti, miniatur Candi Borobudur, Masjid Mantingan, Masjid Agung Demak, dan Masjid Menara Kudus. 
  6. Trekking menyusuri hutan Mangrove. Kalau jeli, kita bisa melihat beberapa burung bersarang di antara rimbun pepohonan, juga kepiting yang ada di dekat akar bakau. Di area ini juga ada spot-spot yang cukup instagramable. Kalau kita berkunjung bukan pada peak season, bisa mendapatkan hasil foto yang bebas photo bomb. 
  7. Nah, spot lain adalah jembatan putih yang saat ini juga difungsikan sebagai kafe. Jalan sedikit ada wall of hope, tempat orang-orang menempelkan wishes-nya. Spot ini secara ide dan konsep sebenarnya cukup unik, namun kalau menurut saya belum digarap dengan maksimal. 

Nah, ini sebagian foto yang berhasil saya jepret. Tertarik untuk jalan-jalan ke sini? Caranya gampang kok, selain naik kendaraan pribadi ke arah PRPP bisa juga dengan naik BRT jurusan PRPP dan turun pas di haltenya. Letak Puri Maerokoco ini bersebelahan dengan PRPP dan Kampung Laut. Tiket masuknya pun sangat terjangkau, hanya 5000 rupiah untuk satu orang. 



Beberapa anjungan dan rumah khas daerah.

Jembatan Putih, Kafe, dan Wall of Hope. 

15 comments:

  1. Terakhir kesini kayaknya 2 tahun yg lalu apa ya..ada anjungan yg terawat banget, ada yg enggak gitu :(

    But, kayaknya emg skrg Semarang udah banyak berbenah. Apalagi ditambah instagram yang bisa mempopulerkan di kalangan kaum muda. Nice!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, skrg bbrp anjungan juga sedang dibenahi. Kalau ditambah dgn atraksi seni,atau jualan souvenir di masing2 anjungan lebih seru lagi.

      Delete
  2. Bagus kan selain murah banyak spot yang instagramable 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa, murcee dan klo pas ngga terlalu rame asyiik yaa buat jalan2

      Delete
  3. Aku ada rencana ke sini nih sama bocah-bocah...udah dari lama pengennya. Dobel manfaatnya ya, bisa wisata sambil belajar juga. Siapkan waktu nih, sama si bocah

    ReplyDelete
  4. Aku terakhir kesini jaman si bungsu perpisahan TK. Udah lama juga, 11 thn yll, hahahaa

    ReplyDelete
  5. Kublm pernah kesini mb nia..mungkin nt y pas anak2 liburan sekolah

    ReplyDelete
  6. sepakat mb, berkunjung disini kita bisa bnyk belajar..min bljr nama kab yg ada di jateng, hehe nanti klw anak udah gedean, bisa ni berwisata edukatif kesini

    ReplyDelete
  7. Balas, belum pernah ke sini, Mbak. Pengen banget sih, semoga nanti deh. Oiya, Mbak, itu jalan kaki ya buat lihat 35 anjungan. Bikin gempor kaki nggak sih, Mbak? Ini serius nanya soalnya lututku gak tahan kalo jalan lama.

    ReplyDelete
  8. Terakhir kesini jaman SMA masih jelek banget mbak jd pengen balik lg kesana bawa bocah

    ReplyDelete
  9. Anakku kalo kesini selalu maunya masuk ke setiap anjungan.. Yaa seperti biasa, mereka males difoto.. Lebih suka main dan liat2.. Dan suka main di playgroundnya juaga..

    ReplyDelete
  10. bagus y mba? kapan2 mo ajakin bocah kesana aaah...

    ReplyDelete
  11. Wah udah 10 tahunan berarti aku n kel gak main kesana lagi.Lah nih si Kaka udh 14th,pas kesana masih PG /TK A.skrg maerokoco jadi cakep bgt😉

    ReplyDelete
  12. Pengen ajak bocah ke sini, nunggu staycation di Semarang dulu kikikkk

    ReplyDelete
  13. Belum lama ke Maerokoco tapi pengen lagi krn blm jd naik perahunya

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...