Wednesday, July 19, 2017

Membuat Paspor Anak Di Kantor Imigrasi Semarang

Coba tunjuk tangan siapa yang suka males kalau harus berurusan dengan hal-hal administratif semacam bikin surat-surat yang harus berhubungan dengan lembaga formal atau pemerintahan? 

Biasanya malesnya kenapa, sih? Apa karena alur birokrasinya yang panjang, proses antrinya yang bikin pegel, atau malah males karena sebenarnya nggak begitu tahu bagaimana prosedur yang berlaku?

Kali ini saya mau sharing tentang prosedur pembuatan Paspor Anak di Kantor Imigrasi Semarang. 

Kebetulan Si Toddler belum punya paspor. Medio 2016 kemarin, waktu dikasih kabar kalau salah satu proyek riset bersama sebuah lembaga bakal berlanjut hingga 2018 rasanya bahagia banget. Yang artinya juga mulai harus siap-siap ngajak Si Toddler selama jangka waktu tertentu. Urusan dibolehin ngajak Si Toddler apa nggak belakangan, deh. Yang penting siap-siap dulu, hehehe. 

Jadi apa saja yang mesti dipersiapkan kalau mau buat paspor anak? 

Pertama tentukan hari dulu. Berdasarkan survei dan bertanya-tanya kepada staf dan petugas Kantor Imigrasi Semarang, hari Rabu dan Jumat termasuk hari yang relatif lebih sepi dibandingkan hari-hari lainnya. 

Kemarin, saya sengaja memilih hari Jumat. Pagi habis shalat subuh langsung menuju ke Kantor Imigrasi Semarang khusus Pelayanan Pembuatan Paspor di Gedung HSBC Jl. GajahMada untuk mengambil nomer antrian. Sementara si kecil menunggu dulu di rumah. 

Ki-ka: Gedung HSBC, kertas untuk menuliskan nomer antrian berdasarkan kedatangan, peraturan bagi pemohon, menunggu di pintu luar tempat pengajuan pembuatan paspor.

Saat itu, di area tangga masuk menuju lobby HSBC sudah ada tiga orang yang menuliskan nama dan nomer antriannya di selembar kertas. Nah, saya tinggal melanjutkan menuliskan nama di nomer selanjutnya kemudian menunggu sampai ada orang lain yang bisa gantian memegang kertas absensi tersebut. Setelah ada peserta berikutnya, saya pun kembali ke rumah untuk bersiap-siap menjemput si kecil. 

Ternyata cara absensi seperti itu memang sudah menjadi salah satu prosedur permulaan antri sebelum lobby HSBC dibuka dan pengantri dipersilakan naik ke lantai 7. 

Suasana Kantor Imigrasi Semarang-Pelayanan Pembuatan Paspor

Jam enam lebih say sudah kembali lagi ke Gedung HSBC. Lima belas menit kemudian, pintu gedung dibuka dan orang-orang yang akan membuat paspor diperbolehkan masuk menuju ke lantai 7. 

Sampai di lantai 7, pemohon paspor masih harus menunggu kurang lebih setengah jam sampai petugas keamanan memanggil nama sesuai urutan yang tertera di absensi dan membagikan nomer antrian yang resmi. 

Setelah nomer antrian dibagikan, pemohon dipersilakan masuk dan duduk sesuai nomer urut antrian. Selanjutnya pemohon menunggu staf yang mengurus administrasi datang dan memamggil nomer urut pemohon. 

Kalau orang dewasa sih, ritual seperti ini bisa disambi nyekrol sosmed atau browsing. Nah, bagaimana dengan anak-anak? Apalagi yang masih toddler? 
Sambil menunggu antrian si kecil bisa bermain di playground sementara kita mengisi formulir. 

Jangan khawatir, Kanim Semarang sudah menyiapkan ruangan khusus atau playground untuk anak. Jadi, selagi menunggu anak-anak bisa bermain di ruangan tersebut. 

Kemudian saat nomer antrian kita dipanggil, siapkan berkas-berkas yang dibutuhkan seperti Akte Kelahiran Anak, Kartu Keluarga, KTP kedua orangtua, dan fotokopi paspor kedua orangtua. Petugas akan memeriksa semua berkas tadi dan apabila sudah lengkap kita akan diberi sebuah map berwarna biru serta formulir yang harus kita isi serta nomer antrian berikutnya.  

Sambil mengisi formulir, kita juga bisa menemani si kecil di ruangan bermain agar tidak bosan. 

Setelah berkas-berkas formulir diisi dengan lengkap, kita tinggal menunggu dipanggil ke ruangan untuk proses wawancara dan dilanjutkan dengan pemotretan. 

Suasana pengambilan foto untuk paspor anak.
Ada beberapa trik supaya si kecil kooperatif saat proses pengambilan foto, salah satunya termasuk yang sudah diantisipasi oleh petugas pembuatan paspor, yaitu dengan menyetelkan video yang disukai anak-anak yang diletakkan di atas kamera. 

Selesai berfoto kita tinggal menyerahkan semua berkas yang tadi sudah disiapkan dan petugas akan memberi kita slip pembayaran untuk biaya pembuatan paspor di bank yang sudah ditunjuk. 

Paspor bisa diambil tiga hari kerja setelah kita melakukan proses pembayaran. Mudah, kan? 

Momok mengurus paspor sendiri itu ribet dan bikin pegel terpatahkan sudah. Hari itu semua proses pembuatan paspor selesai tepat pukul 9 pagi. 

Tipsnya memang dengan menuliskan nomer antrian setelah subuh dan memilih hari yang tidak terlalu padat. 

Untuk yang membawa anak sejak subuh karena tidak memungkinkan untuk bolak-balik ke lokasi juga nggak perlu khawatir karena tidak jauh dari gedung HSBC terdapat minimarket yang buka 24 jam dan menyediakan alternatif makanan untuk sarapan. Si kecil juga bisa dibekali baju ganti agar baju yang digunakan untuk berfoto tidak kotor duluan. 

Oya untuk berkas-berkas yang harus disiapkan antara lain:

  1. Fotocopy KTP kedua orangtua. Fotocopy keduanya dalam satu lembar kertas, ya. 
  2. Fotocopy Kartu Keluarga yang tercantum nama anak yang mengajukan pembuatan paspor.
  3. Fotocopy Akte Kelahiran Anak.
  4. Fotocopy Buku Nikah kedua orangtua
  5. Fotocopy Paspor kedua orangtua, difotokopi di selembar kertas yang sama juga, ya. 
  6. Surat pernyataan orangtua tentang bertanggung jawab atas paspor anak yang ditandatangani oleh keduanya di atas materai. 
Jadi gimana? Sudah nggak ragu-ragu lagi kan kalau mau membuat dan mengurus paspor sendiri. 


12 comments:

  1. wah seru ya mbak kalau anak kecil kita udah bisa diajak ngetrip ke LN, bikin paspor itu untuk orang dewasa aja kadang bikin boring ya..untunglah ada solusinya dengan menemaninya bermain/menyetel video

    ReplyDelete
  2. Wow, berguna sekali infonya Mbak Nia. Untung si anak nggak bosan ya Mbak

    ReplyDelete
  3. Bermanfaat sekali infony mbak, kunbal y

    ReplyDelete
  4. jadi kepikiran buat paspor untuk anak-anak nih

    ReplyDelete
  5. Memang lebih enak bikin paspor di gedung HSBC ini daripada harus yang di mangkang sana, yang hsbc lebih cepat dan asal nyubuh aja ambil antrian, kemarin perpanjang juga disini, 3hari langaung jadi, wah enaknya anak sudah punya tinggal cuzz jalan jalan ya kids 😊

    ReplyDelete
  6. aku banget nih mba.. paling males ngurusin yang kayak gini.. akhirnya itu pasport dari lama belum diperpanjang.. hiksss

    ReplyDelete
  7. Iya niaa, kadang mbayanginnya udah malas duluan tapi sebenarnya pas dijalani ya ngga ribet ya kaya yg dirimu tulis ini. Aku udah biat dr kapaan bikin paspor belum jadi terus hihi. Thanks sharingnya nyaa siap2 kalo ntar kudu bikin.

    ReplyDelete
  8. Wah pas nih udah rencana mo buatin buat baby K. Tfs mbak

    ReplyDelete
  9. iih..PR juga nih bikinin anak paspor siapa tau kan ada rejekinya bisa travelling keluar

    ReplyDelete
  10. Aku catet aaah.. Infonya sangat bermanfaat, Mbak Nia. Tapi nulis antrian subuhnya bisa nitip ga ya hehehe..

    ReplyDelete
  11. AKu ko malah jadi ingat kalau mau daftar periksa sama dr.Prima di RS. habis subuh mruput ke sana buat ambil antrian. hihi.

    Makasih sharingnya, Mba.. belum ada rencana bikinin paspor anak sih, kalau ada yang tanya kudu banget rekomendasikan kesini :)

    ReplyDelete
  12. buat Paspor di gedung HSBC tidak ada istilah zonasi ya ??? KTP semarang barat boleh buat disana juga Ya ???

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...