Friday, October 27, 2017

Peace of Mind Dengan Asuransi Kendaraan Garda Oto Digital


Salah satu hal yang suka bikin deg-degan dalam hal membagi pos-pos keuangan adalah waktu menyiapkan sebagian dana yang saya dapat untuk pos pengeluaran tidak terduga. 

Meskipun dalam ilmu pengaturan finansial rumah tangga pasti ada hitung-hitungan tersendiri sehingga keluarlah berapa persen yang harus kita anggarkan di pos tersebut, namun seringnya jumlah yang saya simpan untuk pos pengeluaran tidak terduga ini jumlahnya agak asal. Ketahuan banget deh, kalau finansial manajemennya masih berantakan, hehehe. 

Kenapa bikin deg-degan, pasalnya pengeluaran tidak terduga ini kan ngga ketahuan ya bakal buat apa. Tapi biasanya paling sering buat jaga-jaga kalau mobil bermasalah. 

Cuma ya gitu, kadang jumlah yang disimpan ngga pas dengan jumlah yang harus dikeluarkan untuk urusan mobil. Jadinya lebih sering nombok dan ambil dari pos lainnya. 

Berkaca dari pengalaman. Dua tahun silam, selepas pukul sepuluh malam, di sebuah perempatan antara Jl. Tanjung, Depok, dan Pemuda Semarang mobil saya dihantam pengendara motor tepat di bagian pintunya hingga melesak ke dalam. 

Waktu itu pas banget saya sedang renovasi rumah jadi entah gimana nggak menyiapkan pos untuk dana tak terduga itu. Jadi pas mau ke bengkel rasanya berat banget karena harus merogoh kocek begitu dalam dari pos yang lain. 

Tahun ini saya berpikir untuk mencoba asuransi kendaraan yang sudah tidak asing lagi, yaitu Garda Oto, sebuah asuransi mobil terbaik dari Asuransi Astra.

Wednesday, October 25, 2017

Ciletuh Amazing Geopark : Awaken Your Five Senses Journey.

Photo credit : Ron Agusta 

Have you ever made a journey that truly enliven the five senses? 

If you have never felt a travel journey like that, then it is time for you to directed your compass trip to an area that, when viewed from the sky, resemble a horseshoe facing directly to the Samudera Hindia.

The area called #GeoparkCiletuhPalabuhanRatu is located in the southwest of #Sukabumi regency, West Java, Indonesia. Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu is easily accessible from the nearest big cities like Jakarta, Bandung, Bogor, and Sukabumi.

For the uninitiated, Geopark is a sustainable area development management concept that harmonizes geological, biological, and cultural diversity through conservation principles and spatial plans.

Geopark is a geographical region that has a leading geological heritage site. Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu itself has a rare and unique geodiversity. Even some experts say that the area is the First Mainland in West Java.

Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu is designated as National Geopark by the Indonesian National Committee for UNESCO.

The beauty of the landscape of Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu is represented by several points, such as in the southern part of which is very monumental so called 'Amphitheater', while in the middle there is Jampang Plateau known as 'Plato Jampang' and in the north there is the existence of gesyer and some hot springs.

Now, let's begin the journey to awaken the five senses.


The natural wonder that happens every day but often we taken for granted for the beauty is the moment when the sun rises and sinks.

There are several strategic points to pamper the eyes with sunrise or sunset views in the Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu area :

Monday, October 23, 2017

Belajar Surfing Di Pantai Citepus Palabuhan Ratu


Ombak setinggi tiga meter bergulung menuju bibir pantai yang berbatu. Suara bergemuruh dari ombak dan bebatuan yang bergeser karena hempasan air laut menjadi salah satu latar suara yang mengiringi pembukaan acara Amazing Geopark Adventure Tourism 2017, di Pantai Cimaja kawasan Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu, Sabtu 14 Oktober 2017. 
Menpar Arief Yahya Di Pembukaan AGAT 2017. Photo by : Agus Rustiawandi 

Photo by : Agus Rustiawandi

Salah satu atraksi yang menarik perhatian pada acara tersebut adalah International Surfing Exhibition 2017 yang dihadiri oleh 14 surfer pro internasional dari Amerika Serikat, Australia, Italia, Inggris, Jepang, Kanada, Maladewa, Maroko, Philipina, Singapura, Selandia Baru, Thailand dan Taiwan. 

Ada juga 14 surfer nasional dari Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Sumatera Selatan, Yogyakarta dan Jawa Barat. 

Ini merupakan pengalaman pertama saya menyaksikan olahraga surfing secara langsung. Selama ini hanya menonton di layar kaca bagaimana atraksi surfing berlangsung. Kemarin selain bisa menyaksikan langsung bagaimana perselancar asal Jawa Barat, Dede Suryana, yang telah mendunia lewat keahliannya menaklukkan ombak, saya juga menjajal sendiri bagaimana, sebenarnya olahraga surfing itu.

Friday, October 13, 2017

Berbagi Kebahagian Dengan Menjadi Duta Zakat Di Lazizba


Pernah dengar kan ucapan atau kalimat kalau apa yang benar-benar kita miliki sebenarnya adalah apa yang kita bagikan kepada orang lain?

Apa pun itu, baik ilmu, rezeki, maupun jasa atau tenaga rasanya akan menjadi sumber kebahagian jika bisa bermanfaat bagi orang lain.

Nah, misalkan suatu saat kita sedang diberi kelapangan rezeki lalu ingin berbagi, kemudian bingung mau menyalurkannya kemana, saya punya rekomendasi nih. 

Buat yang berdomisili di Semarang, tahu dong Masjid yang ada di tengah-tengah kota dan dekat sekali dengan Simpang Lima?



Di sana ada sebuah lembaga amil zakat, yaitu Lazis Baiturrahman yang akrab disebut Lazizba. Lembaga amil zakat ini berada di bawah Yayasan Pusat dan Pengembangan Islam (YPKPI). 

Wednesday, October 11, 2017

Lima Hobi WAHM Yang Menjaga Kewarasan


Sudah pada tahu kan kalau tanggal 10 Oktober 2017 adalah Hari Kesehatan Mental Sedunia?
WHO sebagai organisasi kesehatan dunia memperingati Kesehatan Mental Dunia pada 10 Oktober dengan tujuan meningkatkan kesadaran seputar kesehatan mental dan menggerakan usaha untuk mendukung kesehatan mental yang lebih baik. 

Perayaan tersebut pertama kali diinisiasi oleh World Federation for Mental Health pada tahun 1992. Misinya adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan advokasi masyarakat seluruh dunia mengenai kesehatan jiwa. 

Di Indonesia, Hari Kesehatan Jiwa Sedunia baru mulai ditetapkan pada tahun 1993. Misinya untuk menghormati hak ODMK (Orang dengan Masalah Kejiwaan), memperluas program pencegahan masalah kesehatan jiwa, mendekatkan akses kesehatan pada masyarakat, memperluas cakupan pelayanan, dan meningkatkan upaya kesehatan jiwa secara optimal.

Tahun 2017 ini penekanan temanya ada pada Kesehatan Mental Di Tempat Kerja. Dikutip dari laman independent.co.uk bahwa satu dari empat orang dewasa merasakan bahwa pada satu titik, sekali dalam setahun, dirinya mengalami sakit mental. 

Apa saja sih, penyakit mental yang dimaksud tersebut? 

Kalau menyimak berita yang cukup nge-hits beberapa minggu yang lalu pasti tahu dong kasus vokalis Linkin Park yang memutuskan untuk bunuh diri. Menurut keluarganya, Chester Benington ini mengalami depresi.

Depresi, stress, kecemasan adalah beberapa bentuk gangguan kesehatan mental yang dapat terjadi pada pekerja atau karyawan. 

Tapi nggak menutup kemungkinan kalau orang yang tidak bekerja dengan office hour 9 to 5 nggak bakalan mengalami gangguan kesehatan mental. 

Nah, kali ini saya mau menyoroti sedikit tentang gangguan kesehatan mental pada Work At Home Mom atau yang lebih dikenal dengan istilah WAHM.


Banyak yang berpikiran kalau jadi Ibu Bekerja Dari Rumah itu enak. Kerjanya bisa dasteran aja, bisa curi-curi tidur siang, bahkan sambil ngelonin atau nemenin si kecil main. 

Tapi benarkah begitu realitanya? Benarkan seorang WAHM bisa mengalami stress layaknya pekerja kantoran? 

Tuesday, October 10, 2017

Bersepeda di Sepanjang Pulau Panjang


"I still believe in paradise. But now at least I know it's not some place you can look for. Because it's not where you go. It's how you feel for a moment in your life when you're a part of something. And if you find that moment... It lasts forever"

Kalimat itu adalah salah satu penggalan dialog yang diucapkan oleh Richard (diperankan oleh Leonardo Dicaprio) dalam film The Beach yang rilis 17 tahun silam. Sudah pernah nonton kan? 


Kalau belum, coba deh cari filmnya. The Beach bercerita tentang perjalanan seorang Backpacker bernama Richard di Bangkok. Saat di hostel ia mendengar tetangganya bercerita tentang sebuah pantai tersembunyi yang belum banyak dikunjungi turis bahkan katanya pantai tersebut adalah 'surga tersembunyi' bagi para backpacker. Richard kemudian berusaha menemukan peta rahasia yang bisa memberikan petunjuk untuk membawanya ke sana.

Bicara tentang tempat wisata yang selalu mendapat julukan 'surga tersembunyi' atau 'kepingan surga di bumi' rasanya suka jadi dilematis deh, antara ingin menceritakan pada semua orang tentang keindahan tempat itu atau tetap menjaga kerahasiaan agar imaji 'surgawi' dari tempat itu tetap terjaga.

Monday, October 9, 2017

Jika Anak-Anakku Bersekolah Di Finlandia


Disclaimer : ini tulisan lama yang saya posting ulang dari judul asli 'Andai Anak Kita Bersekolah di Finlandia atau Korea Selatan' yang juga pernah dimuat di portal online. Karena temanya masih relevan dengan dunia pendidikan baru-baru ini, jadi saya putuskan untuk mengunggah di blog pribadi juga.

Tulisannya cukup panjang, jadi siapkan cemilan dan kopi ya buat temen baca. 

Selamat menikmati.

Salah satu buku yang bisa jadi rujukan kalau ingin tahu lebih dalam tentang sistem pendidikan di Finlandia. Karya Timothy D. Walker

Dunia pendidikan Indonesia sedang mengalami demam. Penyebabnya masih harus ditelusuri. Bisa jadi ini karena Pak Anies Baswedan baru saja pergi membawa sebagian besar harapan masyarakat Indonesia akan pendidikan yang lebih baik, sebagian yang lain mungkin sedang meraba-raba dahi dan bertanya-tanya apakah ini karena wacana yang digulirkan Pak Menteri baru tentang mewajibkan anak-anak untuk full day school

Reaksi masyarakat terhadap demam ini beragam, sebagian ada yang berangan-angan, "Andai anak-anak kita sekolah di Finlandia."

Tidak ada PR di Finlandia, jam sekolahnya pun lebih pendek, tetapi sistem pendidikan di sana melahirkan anak-anak yang lebih pandai dan lebih sukses.


Tetapi benarkah anak-anak pandai itu lahir dari jam sekolah yang pendek dan tidak adanya PR?

Sunday, October 8, 2017

Maliobro City Walk Sambil Mengenal Beda Sunblock dan Sunscreen


"Memang masih perlu ya, pakai sunblock pas jalan-jalan kalau kita sudah pakai baju tertutup dan kaos lengan panjang," tanya saya kepada teman jalan-jalan ke Malioboro beberapa minggu yang lalu. 

Apalagi ini mataharinya nggak panas-panas banget lho." tambah saya sambil melihat langit Jogja yang agak kelabu siang itu. Matahari juga kayaknya nggak nyorot-nyorot amat meskipun udara Jogja tetap kerasa sumuk. 

"Iyalah Sis kan kamu nggak bisa lihat gimana sinar UVA dan UVB bisa merusak kulit kita. Tahu-tahu aja nanti muka kita muncul flek-flek hitam gitu." 

"Kalau buat muka, aku sih memang selalu pakai pelindung," jawab saya masih aja ngeyel. "Minimal oles pelembab yang ada SPF-nya. Memang itu nggak cukup ya? Kulit tangan dan kaki juga harus?" 

"Dih, biarin ah kalau tau-tau pulang dari Jogja kulit kamu gosong." balas teman saya itu jengkel. 

Saya pun mengabaikannya dan berjalan menghampiri salah satu Andong yang mangkal di ruas Jalan Malioboro. 

"Pak, kalau mau muter-muter Malioboro sini pinten, Pak?" 

"Dari sini, ke kantor pos lalu Stasiun Tugu, 60 ribu Mbak, gimana?" jawab Bapak yang mengenakan kemeja lurik dan blankon itu.

"Saya cuma mau muter Malioboro aja, Pak. Dari sini, ke belakang Jl. Bhayangkara terus balik lagi ke sini." 

"Oh, kalau itu 35ribu, Mbak." 

Saya pun mengiyakan dan mengajak teman saya itu untuk segera naik ke Andong tapi dia menolak, "kamu aja, aku tak nunggu di perpus ya, lagi malas panasan. Nih, pake'o jangan ndablek." katanya sambil mengangsurkan sebuah botol biru ke tangan saya. Sementara ia balik berjalan menuju sebuah perpustakaan yang ada di ruas Jalan Malioboro. 

Sambil menikmati pemandangan di sisi kanan dan kiri Jalan Malioboro, saya iseng membuka tutup botol itu. Rasa malas langsung menghampiri lantaran ingat kalau lotion sunblock itu seringnya lengket dan susah sekali menyerap di kulit.




Iseng-iseng, saya pencet dan tuang sedikit dong lotion itu ke telapak tangan. Saya endus juga baunya. Hmmm, kok baunya seger ya. Coba oles dikit, ah. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...