Wednesday, April 25, 2018

Indigofera Versus Indigosol : Mempelajari Batik Ramah Lingkungan Dari Pengrajin Batik Pewarna Alam Pekalongan


Bayangkan sebuah krisis, dimana para penduduk dunia yang jumlahnya 7, 53 miliar (Januari 2018) kesulitan mendapatkan akses ke toilet dengan air yang bersih, sementara  di setiap saku baju mereka terdapat setidaknya satu ponsel pintar yang bisa mengakses informasi ke seluruh penjuru dunia. Berdasarkan data dari water.org hal itulah yang terjadi saat ini. Lebih banyak orang yang memiliki ponsel pintar ketimbang akses ke toilet dengan air bersih.

Di tahun 2050, diprediksi jumlah penduduk dunia akan bertambah menjadi 9, 8 miliar. Permintaan air meningkat sekitar 1 persen per tahun, sementara perubahan iklim, polusi dan erosi mengancam kualitas dan ketersediaan air. 

Data itu mungkin masih terasa berjarak bagi sebagian dari kita yang dimanjakan dengan kemudahan-kemudahan menggunakan fasilitas air bersih yang melimpah. Meskipun kita merasa seolah sudah berhemat dalam penggunaan air bersih, namun nyatanya banyak aktivitas sehari-hari yang secara terselubung memangkas ketersediaan air yang ada.


Tahukah kalian bahwa untuk bisa menikmati secangkir kopi, dibutuhkan 53 liter air untuk bisa menumbuhkan tanaman kopi?

Bagaimana dengan proses membatik sendiri? Apakah proses ini ramah lingkungan?

Thursday, April 19, 2018

Mengenalkan Transportasi Publik Untuk Anak Usia SD

mengenalkan transportasi publik kepada anak sejak dini


Cita-cita Ezra itu bisa keliling dunia. Sejak usia enam apa tujuh tahun, saya lupa. Dia sudah bisa menggambar landmark kota-kota besar di dunia yang pengin dikunjungi. (Semoga gambarnya masih Ibuk simpen ya, Kak). Waktu itu dia sempat bertanya pada saya, apa yang bisa dia lakukan supaya mimpinya itu bisa segera terwujud. Waktu itu, saya jawab, ya nanem pohon duitlah, nabung dong, Kak. 

Lalu dengan cepat dia balas menjawab, "Aku kan belum kerja, uang aja masih dikasih Bunda, itu aja dikit, jadi belum bisa nabung. Aku mau latihan dulu yang lain, apa ya?" 

Eh, bener juga sih. Yang nabung itu mestinya kan saya, ya. Bukan dia, hahaha. Putar otak dong, latihan apa yang kira-kira bakal menarik buat dilakukan, selain tentunya belajar bahasa asing, baca atau lihat-lihat peta, dan buku-buku traveling

Saya sering cerita sama dia soal Jepang, dan jadi semacam obsesi kita berdua untuk pergi ke negara tempat Hayao Miyazaki berkarya, plus anaknya juga tergila-gila sama Shinkansen dan kecepatan serta ketepatan transportasi di sana. Aha! Langsung punya ide. 

Monday, April 16, 2018

Petualangan Ezra & Tazka : Berkuda Di Nirwana Stable

Berkuda Di Nirwana Stable


Beberapa minggu lalu, waktu sedang iseng jalan-jalan sama anak-anak menyusuri jalan ke arah Mijen, dengan niatan mau menunjukkan kepada anak-anak hamparan sawah yang masih hijau, sekaligus mengenalkan darimana nasi yang mereka makan berasal, saya menemukan sebuah plang penunjuk jalan yang mengarahkan ke sebuah tempat berkuda. Sudah cukup lama, saya mencari tahu tentang tempat berkuda yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Semarang, salah satunya ya di Nirwana Stable. 

Sebelumnya, kita juga sudah pernah jalan-jalan ke tempat wisata berkuda, namanya Santosa Stable. Tapi saat ke sana, anak-anak sedang nggak terlalu mood naik kuda. Jadi, waktu itu mereka cuma mainan di seputaran lokasi, dan Kakak mencoba main panahan di sana. Mau mengulang ke sana lagi untuk berkuda, kok ya, malas karena lokasinya lumayan jauh. Untung nemu alternatif pilihan tempat main di akhir pekan selain mal yang lokasinya ada di daerah Purwosari, Mijen ini. 

Jadi, waktu melihat penunjuk jalan ke arah Nirwana Stable, langsung deh, saya putuskan untuk mendatangi tempat tersebut. Sampai di lokasi masih agak kepagian karena sepertinya kamilah satu-satunya pengunjung. Waktu bertanya kepada petugas yang jaga, Nirwana Stable buka pada pukul 08:00. Kami datang lima belasan menit lebih awal. Tapi petugas mempersilakan kami masuk. Saat itu, sedang ada kuda tinggi besar yang dilatih berlari mengelilingi area lapangan yang melingkar. Anak-anak langsung girang melihat aktivitas kuda tersebut. 

Friday, April 13, 2018

Pilihan Warna The Body Shop Matte Lip Liquid

the body shop review


Produk The Body Shop Yang Ramah Lingkungan. 

Sudah tahu kan, kalau The Body Shop Indonesia mengeluarkan Liquid Lip Matte? Waktu pertama kali lihat kemasan dengan nama-nama shades-nya yang berhubungan dengan nama-nama kota di dunia, saya kok langsung keingetan sama salah satu merek lipstick favorit juga. Tahu dong, yang mana yang pakai nama Antwerp, Ibiza, itu yang mana?

Asyiknya, jadi punya alternatif pilihan warna baru. Saya perhatikan kemasan Liquid Lip Matte The Body Shop ini hampir sama dengan NYX Soft Matte Lip Cream. Cuma bedanya, milik The Body Shop lebih tinggi dan ramping. Saya tertarik dengan The Body Shop karena merupakan salah satu perusahaan kecantikan yang sangat memerhatikan isu-isu lingkungan hidup. Perhatiannya pada isu-isu lingkungan hidup juga coba diterjemahkan dengan konsep mengemas produk yang cukup menarik perhatian.

Misalnya saja, untuk penamaan shades dari Liquid Lip Matte The Body Shop ini menggunakan nama-nama bunga yang menjadi kekhasan kota-kota di dunia. Misalnya saja, Lotus-Tokyo, eh tapi kenapa Lotus dan bukan Sakura, ya? Atau Nairobi-Camellia, dan lain sebagainya. Produk-produk lainnya juga sangat concern dengan penggunaan bahan lokal yang diolah oleh petani lokal.

Pilihan Shades Liquid Lip Matte The Body Shop.

Nah, jadi penasaran kan shades-nya apa saja? Saya bakal bahas beberapa warna yang sudah pernah dicoba, ya.

Thursday, April 12, 2018

ASUS ZenPower Slim 6000 : Item Wajib Bawa Yang Memperlancar Pekerjaan.

ASUS ZenPower Slim 6000


Power Bank alias pengisi baterai portabel, saat ini jadi salah satu peranti wajib bawa. Layaknya pasangan, ponsel dan pengisi baterai portabel menjadi dua benda yang nggak bisa dipisahkan. Ada beberapa orang yang lebih suka membawa kabel charger ketimbang power bank, alasannya penggunaan power bank ditakutkan bisa membuat ponsel cepat rusak. Ada juga yang berpikir bahwa power bank jauh lebih praktis dan memudahkan pengisian baterai ponsel saat sedang berada di perjalanan. 

Kalau saya, termasuk yang lebih suka membawa power bank ketimbang kabel charger, terutama sih kalau dalam sehari itu pekerjaan menuntut saya untuk lebih banyak di luar ruangan. Meskipun terkadang, kabel charger juga ikut dibawa di dalam tas. 

Yang menyebalkan itu, kadang karena power bank-nya berukuran besar, tas jadi terasa sesak. Padahal, belum tentu dalam satu hari itu power bank bakal digunakan.

Wednesday, April 11, 2018

Semarak Pembukaan Semarang Great Sale 2018

semargress 2018

Angin Segar Perubahan Di Kawasan Tinjomoyo.

Beberapa bulan lalu, waktu sedang lari pagi di sekitaran kawasan Hutan Tinjomoyo, saya sempat ngebatin kalau kawasan tersebut sebenarnya memiliki pemandangan indah yang tersembunyi oleh label 'angker' yang kadung disematkan masyarakat selama ini. Ketika melewati jembatan besar, di bagian bawahnya mengalir Sungai Kaligarang. Bebatuan kali yang menutupi sebagian permukaan sungai memecah aliran sungainya hingga terlihat berliku-liku. Berjalan agak ke dalam, deretan pepohonan tinggi meneduhkan area sekitar, masuk lagi, kita bisa menemukan jembatan kayu bercat merah yang terlihat unik sekaligus antik 

Jembatan itu, hingga hari ini masih dijadikan salah satu spot untuk berfoto, misalnya saja foto prewedding. Kawasan Tinjomoyo yang dulunya pernah menjadi area kebun binatang seluas 57 hektar itu, terkenal cuma sebatas hutan kota yang angker, tempat main paint ball, dan foto prewedding

Di tahun 2018 ini, rupanya angin segar bertiup ke arah kawasan tersebut. 

Belajar Public Speaking Bareng Akademi Bicara

akademi bicara


Beberapa minggu lalu, sepulang dari sebuah acara yang diadakan oleh hotel sekaligus agrowisata di Salatiga, saya berdiskusi dengan seorang teman yang berprofesi sebagai jurnalis. Kebetulan, jurnalis tersebut bertemu untuk bertanya-tanya soal profesi blogger

Beberapa tahun belakangan ini, aktivitas nge-blog dan menjadi blogger profesional mulai banyak digeluti. Tidak jarang juga jurnalis yang alih profesi menjadi blogger. Keleluasaan dalam mencari dan menciptakan konten, dapat memberikan sentuhan secara personal pada konten yang dibuat, sampai dapat mengumpulkan uang yang jumlahnya lumayan dari hasil nge-blog, jalan-jalan gratis, mencoba banyak produk membuat banyak yang tertarik dengan profesi ini. 

Meskipun kelihatannya mudah, menjadi blogger sebenarnya menuntut kemampuan multitasking dan penguasaan terhadap beberapa keterampilan sekaligus. Menulis bukan satu-satunya keterampilan yang harus dikuasai. Untuk bisa menulis, blogger harus suka membaca. Jadi keterampilan keduanya itu jadi satu paket. Kemudian, seorang blogger juga harus memiliki keterampilan dasar fotografi, editing foto, dan desain. 

Semakin berkembangnya blogger menjadi sebuah profesi yang serius, semakin banyak pula keterampilan yang harus dikuasai untuk meningkatkan kompetensinya. Sosok blogger biasanya menjadi perwakilan dari laman pribadi miliknya, juga terhubung dengan semua akun media sosialnya. Untuk itu, blogger juga harus belajar untuk membangun branding tentang dirinya. Ini seperti membuat segmentasi atau ciri khas blogger itu sendiri. 

Segmentasi atau kekhasan itu nantinya yang akan memudahkan blogger mendapatkan pekerjaan, seperti mengulas produk, menuliskan pengalaman perjalanan, dan lain sebagainya, yang didapat dari klien. Dan tahukah teman-teman, kalau semua kemampuan atau keterampilan yang dimiliki blogger itu bisa disampaikan kepada publik, selain melalui personal branding-nya juga melalui kemampuannya berbicara. 

Duh, ribet banget ya mau jadi blogger saja. Jadi, kalau dirangkum ini nih, kompetensi dasar yang menurut saya harus ada pada seorang blogger

Tuesday, April 10, 2018

Kiriman Beres Pakai GrabExpress

kirim barang pakai grabexpress

Cara Pakai GrabExpress.

Buat pelanggan setia layanan transportasi online berbasis aplikasi ponsel, sudah fasih dong, dengan cara menggunakan aplikasi Grab. Nah, kalau biasanya yang sering kalian gunakan di aplikasi khusus untuk transportasi saja, lalu bagaimana jika yang ingin kalian antar atau kirimkan adalah barang? 

Sebagai salah satu penyedia jasa pemesanan taksi online berbasis aplikasi smartphone, Grab yang awalnya fokus pada tiga layanan utama, yaitu Grab Taxi, Grab Bike, dan Grab Car kali ini meluncurkan layanan kurir ekspres. Jadi, saat ini kalau kalian mau mengirimkan atau mengantarkan barang bisa menggunakan jasa layanan GrabExpress. 

GrabExpress adalah layanan kurir ekspres menggunakan GrabBike yang menjanjikan kecepatan, kepastian, dan yang paling utama adalah keamanan. Dengan GrabExpress, kalian dapat mengirimkan dokumen atau paket tanpa perasaan dag dig dug, karena pengiriman bisa dilacak secara langsung. Grab juga mengasuransikan setiap pengiriman hingga Rp 10 juta (kecuali untuk jenis barang tertentu).GrabExpress ini juga dapat digunakan setiap hari selama 24 jam.

Lalu Bagaimana Cara Penggunaannya? 

Thursday, April 5, 2018

Practical Life Skills Untuk Anak Usia SD

Apa sih, Practical Life Skills itu? 


practical life skill untuk anak usia sd

Tugas setiap orangtua, yang terkadang tidak disadari, adalah mempersiapkan anak berpisah dari kita. Semakin besar usia anak-anak, semakin banyak keterampilan yang semestinya bisa mereka kuasai. Namun, tanpa sadar kita seringkali mengambil alih tugas mereka untuk mempelajari keterampilan-keterampilan tersebut. Sebut saja, keterampilan untuk menyiapkan makanan yang harus mereka konsumsi, baju yang akan mereka pakai, sampai kadang kita juga mengambil alih tanggung jawab mereka untuk belajar 'bersekolah'. 

Coba saja diingat-ingat, berapa banyak orangtua yang jadi ikutan 'bersekolah lagi' lantaran anaknya sekarang sudah masuk ke sekolah dasar? Berbeda dengan beberapa dekade lalu, orangtua masa kini ikut bersekolah dengan anak-anaknya melalui grup-grup WA. Grup WA menjadi 'asisten' bagi orangtua untuk memantau anak-anaknya selama di sekolah. Ketika anak seharusnya belajar untuk mengingat dan melakukan tanggung jawab mereka untuk mengerjakan tugas sekolah atau peer, kini tanggung jawab dan perhatian mereka bisa sedikit dikendurkan karena guru biasanya akan mengingatkan orangtua murid melalui pesan di grup WA. 

"Bunda-Bunda, jangan lupa hari ini anak-anak sudah dibagikan lembaran soal yang harus dikerjakan untuk latihan di rumah..." begitu salah satu contohnya. 

Citarasa Kuliner Oriental Di Hotel Grand Arkenso Parkview

Citarasa Kuliner Oriental Di Jin Long Resto. 


jin long resto arkenso hotel


Penggemar masakan oriental di Semarang bakal dimanjakan oleh berbagai pilihan masakan khas oriental yang ada di Jin Long Resto. Restoran yang berada di lantai empat Hotel Grand Arkenso Parkview yang dulunya bernama Horison ini mengusung beberapa menu masakan yang tidak boleh dilewatkan oleh penggemar cita rasa masakan oriental yang khas. 

jin long resto grand arkenso

Beberapa menu seperti Dori Telur Asin, Beef ala Canton, juga Angsio Tofu bisa menjadi pilihan di Jin Long Resto yang beroperasi dari pukul 10:00-22:00. 

Kita bahas satu per satu yuk, untuk ketiga makanan tersebut. 

Tuesday, April 3, 2018

Pengalaman Treatment Electrocauter Di Klinik Estetika dr. Affandi Semarang

Treatment Electrocauter Untuk Masalah Kulit Di Usia 30-an. 

treatment electrocauter di klinik estetika

praktek dokter klinik estetika

Perawatan wajah dengan treatment electrocauter bisa menjadi solusi ketika kita mendapati kulit wajah berbintik hitam dan bintiknya timbul. Biasanya kalau dilihat dari permukaan kulit, bintiknya tampak seperti tahi lalat kecil atau gumpalan lemak di bawah kulit.

Kalau menemukan kondisi itu di kulit wajah, bisa jadi bintik itu adalah sejenis Nevus atau tahi lalat. Nevus biasanya muncul karena kondisi genetik dan pertanda kulit mengalami penuaan, kondisi tersebut dapat diperparah oleh adanya paparan sinar matahari. Bisa juga, bintik-bintik tersebut adalah Closed Comedo, atau komedo membandel. Terbentuk karena dampak dari minimnya melakukan perawatan wajah. Terutama karena abai dalam hal membersihkan wajah setelah mengenakan riasan. Satu lagi, bintil-bintil kecil itu juga bisa dikategorikan sebagai Milia. Biasanya, Milia ada di bagian bawah kelopak mata. Itu merupakan sumbatan kelenjar lemak yang menumpuk. 

Ketiga permasalahan tersebut bisa muncul saat kita memasuki usia 30-an lho. Meskipun ada juga yang mengalami kondisi tersebut ketika usianya masih lebih muda. Namun, usia 30 tahun merupakan usia yang cukup krusial untuk selalu melakukan perawatan kulit wajah dengan benar. 

Bagaimana sih, sebenarnya urutan paling mendasar dalam melakukan perawatan wajah itu?



Konsultasi Dengan Dokter Kulit Di Klinik Estetika dr. Affandi Semarang. 

Dua tahun belakangan, akibat malas melakukan rutinitas perawatan wajah, tidak mengunakan tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan, kulit wajah saya mengalami beberapa hal yang disebutkan di atas. Sudah setahun lebih mencari solusi untuk hal tersebut, namun baru setelah melakukan konsultasi dengan dokter kulit yang ada di Klinik Estetika dr. Affandi Semarang, saya bisa mendapatkan jawaban yang memuaskan. 

Ketika melakukan konsultasi, dokter mengatakan kalau kulit saya mengalami ketiga hal di atas, yaitu munculnya tahi lalat atau Nevus karena faktor keturunan dan paparan sinar matahari yang berlebihan, adanya sumbatan kelenjar keringat di area bagian bawah mata, dan ada beberapa closed comedo juga. Tindakan yang harus dilakukan, salah satunya adalah dengan menjalani prosedur electrocauter

Fasilitas facial dan perawatan khusus di Klinik Kecantikan Estetika dr. Affandi ini spesial diperuntukkan bagi pasien khusus klinik. Jadi, pastikan kalau mau melakukan perawatan khusus di sini, kalian sudah terdaftar menjadi pasiennya, dan selalu melakukan konsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu. 

Prosedur Treatment Electrocauter. 

klinik estetika semarang

klinik perawatan kecantikan semarang

Waktu mendengar saran tindakan yang harus diambil, terus terang jantung saya langsung berdebar-debar. Apalagi mendengar namanya yang masih asing. Tapi waktu melihat pelayanan dan fasilitas yang ada di Klinik Estetika ini, hati langsung berangsur-angsur merasa tenang dan adem. Semua peralatan yang ada di klinik terlihat modern dan bersih. Hal itu, membuat saya merasa percaya bahwa, masalah kulit saya akan ditangani oleh ahlinya. Selain itu para staf dan perawatnya pun ramah-ramah dan helpful. 

Mencari Harta Karun Tersembunyi di Sudut-Sudut Kota Semarang Bersama Grab & Go-Verve Bistro & Coffee Bar dan Bersukaria Tour

Sudah seberapa kenalkah kalian dengan kota tempat kalian tinggal? Sejarahnya, peninggalan-peninggalan masa lampaunya, sampai 'harta karun' tersembunyi; seperti tempat-tempat unik yang punya latar belakang cerita yang menarik?

Kalau belum tahu, berarti kalian mainnya kejauhan, hehehe. Atau bisa juga karena kota sendiri terasa sudah begitu biasa. Jalan-jalannya dilewati setiap hari, bangunan-bangunan yang sama, kisah-kisah dibaliknya yang sudah diceritakan berulang-ulang.     

Kebosanan biasanya terjadi kalau nggak bertumbuh. Padahal, belakangan ini Kota Semarang semakin terasa pertumbuhannya. Taman-taman kota yang baru dibangun, tempat-tempat wisata baru, yang meskipun masih mengandalkan konsep tampilan visual, belum menjual kisah atau sejarah yang menarik, namun cukup menjadi magnet bagi wisatawan domestik. 

Sebenarnya, cukup banyak alternatif 'piknik tipis-tipis'di dalam kota yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dalam bentuk walking tour. Beberapa pekan lalu, Verve Bistro & Coffee Bar berkolaborasi dengan Bersukaria Tour mengadakan sebuah walking tour dengan rute yang diawali di Verve Bistro & Coffee Bar, kemudian dilanjutkan ke DP Mall. 

Tonton videonya di sini ya....



Di gerbang masuk DP Mall, para peserta walking tour yang terdiri dari blogger dan vlogger dari Semarang dan Jakarta berkumpul untuk mendengar penjelasan dari pemandu tur mengenai gerbang besar yang memiliki bentuk khas arsitektur masa kolonial. Ternyata gerbang tersebut dulunya pernah dipugar dan menuai protes lantaran sebenarnya merupakan sebuah bangunan cagar budaya. Fauzan, selaku pemandu menjelaskan bahwa itu merupakan sebuah gerbang menuju ke bangunan panti asuhan. 

Saturday, March 24, 2018

Wanita Peduli Lingkungan Dalam Women Blogger Movement Bersama Alfamart

Dampak Kerusakan Lingkungan Bagi Wanita.

Kalau menilik sedikit pada beberapa peristiwa bencana lingkungan hidup yang pernah terjadi pernahkah berpikir bahwa wanita sebenarnya mendapatkan dampak yang lebih besar ketimbang pria?

Contohnya ketika Danau Chad di Afrika bagian tengah mengalami 90% kekeringan, para wanita penduduk asli setempat yang biasa hidup nomaden harus berjalan sangat jauh untuk bisa mendapatkan air. Kenapa wanitanya, bukan prianya? Karena dalam keseharian merekalah yang biasanya mencari air, sementara para pria pergi ke kota.

Dalam data PBB dan hasil penelitian terbaru, dampak perubahan iklim yang membuat penduduknya harus mengungsi menunjukkan bahwa jumlah pengungsi wanita lebih banyak dibandingkan pria. Peran sebagai pengasuh utama dan penyedia makanan serta bahan bakar membuat perempuan lebih rentan saat terjadi banjir atau kekeringan.

Contoh lainnya adalah ketika terjadi badai Katarina di Amerika Serikat pada 2005. Pihak yang paling merasakan dampaknya adalah perempuan Amerika-Afrika. Saat permukaan laut naik dan menyebabkan banjir, kota-kota dataran rendah seperti New Orleans semakin berisiko.

Jacquelyn Litt, profesor kajian perempuan dan gender di Rutgers University, AS mengatakan,  "Lebih dari separuh keluarga miskin di kota tersebut dikepalai oleh ibu tunggal," imbuhnya. Litt menambahkan, para perempuan tersebut umumnya bergantung pada jaringan masyarakat untuk bertahan hidup.

Saat badai datang, kerusakan mengikis jaringan tersebut. "Ini menempatkan perempuan dan anak-anak mereka pada risiko yang jauh lebih besar," kata Litt. Selain itu, saat terjadi bencana, biasanya tempat penampungan darurat tidak cukup dilengkapi fasilitas pendukung untuk perempuan.

Contohnya fasilitas sanitasi. Ditambah lagi, tempat penampungan yang biasanya tidak terpisah antara laki-laki dan perempuan juga meningkatkan insiden kekerasan terhadap perempuan. Di antaranya adalah kekerasan seksual hingga berebut untuk makanan. (National Geographic, Maret 2018)

Wanita Bisa Melakukan Perubahan Untuk Lingkungan. 


Isu-isu lingkungan hidup, mulai dari krisis air, pemanasan global, dan sampah sebenarnya sangat terkait dengan peran wanita dalam keseharian.

Siapakah yang memutuskan akan memasak air atau membeli air minum kemasan untuk keluarga di rumah?

Siapakah yang biasanya memutuskan akan menggunakan kantong plastik atau tas belanja ketika membeli bahan makanan? Kemanakah sampah-sampah rumah tangga akan dibuang? 

Tanpa disadari, wanita sebenarnya memiliki peran yang cukup besar untuk mengendalikan laju kerusakan lingkungan. Ketika kita mengerem penggunaan kemasan plastik, ketika kita belajar mendaur ulang sampah, dan menghemat air. Itu merupakan beberapa hal kecil yang bisa kita lakukan dalam keseharian. Bagaimana sebenarnya wujud nyata dari wanita peduli lingkungan ini?

Friday, March 23, 2018

Tiga Aktivitas Wisata Salatiga Yang Tidak Boleh Dilewatkan : Camping di Agrowisata d'Emmerick Hotel, Menguji Adrenalin Di Adventure Park d'Emmerick, & Jeep Tour Berburu Sunrise Telomoyo

Satu minggu yang lalu saya berkunjung ke sebuah kota yang berada di lereng timur Gunung Merbabu. Jaraknya hanya sekitar 49 km ke arah selatan Kota Semarang, menawarkan udara pegunungan yang sejuk, dan selalu menjadi guyonan bahwa kota ini tidak akan pernah mendapat nilai yang sempurna karena selalu 'sala(h)tiga'.

Meskipun begitu, pada masa penjajahan Belanda, kota ini sempat mendapat julukan De Schoonste Stad van Midden-Java atau 'Kota Terindah di Jawa Tengah'.

Julukan itu tentu saja bukan tanpa sebab. Tuhan menganugerahi Salatiga dengan anatomi geografi yang indah; pemandangan Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Ungaran, Gunung Telomoyo, dan Rawa Pening menyatu dalam satu lanskap yang bisa dilihat secara menyeluruh karena kota ini terletak di ketinggian 750-850 mdpl. Belum lagi jika menelusuri kekhasan bangunan arsitektural peninggalan masa kolonial yang bergaya Indis. 

Meskipun tidak sempat berjalan-jalan secara langsung di kotanya, namun saya bisa sedikit mendapatkan gambaran tentang bangunan peninggalan masa kolonial di D'Emmerick Corner yang ada di area lobby Hotel D'Emmerick, Salatiga. 

Hal pertama yang paling menarik perhatian ketika sampai di area hotel ini adalah sebuah bundaran taman yang ditumbuhi aneka bunga berwarna cerah yang mengelilingi bangunan berbentuk kincir angin.

Di sekeliling bangunan hotel, pohon cemara tumbuh menjulang, sedikit menghalangi pemandangan ke arah lereng Gunung Merbabu yang siang itu menampakkan bagian puncaknya karena langit yang relatif cerah. 

Matahari yang tidak terlalu terik, hembusan angin yang memutar kincir angin_landmark hotel yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Agrowisata Salib Putih_menyambut kedatangan blogger dkk siang itu.

Rombongan tersebut datang dari berbagai penjuru kota di Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk memenuhi undangan dari d'Emmerick Hotel Salatiga dalam acara Blogger Camp yang berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat, 15-16 Maret 2018.

Acara tersebut dihadiri sekitar 30 orang yang terdiri dari Blogger, Vlogger, Youtuber, dan Fotografer dari berbagai kota. Sebagian besar peserta berasal dari Kota Semarang dan sekitarnya seperti Salatiga, Kendal, Pemalang, dan Pekalongan. Kemudian ada juga yang datang dari Boyolali, Solo, dan Jogja. Sementara yang terjauh datang dari Jakarta dan Sukabumi.

Tonton Video Youtube-nya di sini :



Sejarah Hotel d'Emmerick.

Sambil menunggu di area lobby d'Emmerick yang lapang dan memiliki langit-langit yang tinggi sehingga dapat menangkap angin yang cukup sejuk, para peserta duduk-duduk, mengobrol dan saling bertukar sapa. Sebagian peserta memang sudah ada yang saling mengenal sebelumnya, sebagian lagi justru berusaha menyegarkan ingatan karena mungkin hanya ingat wajah tapi lupa nama atau sebaliknya. Di salah satu sudut lobby, terparkir sepeda tua di dekat sebuah ruang tamu yang mengadopsi perpaduan gaya kolonial dan Jawa. Sebuah patung yang bertuliskan Abraham Theodorus J. Van Emmerick menggelitik bagian memori saya yang berkategori 'Sejarah'. Rasa ingin tahu terhadap sejarah berdirinya tempat ini mulai muncul sehingga iseng-iseng saya mengontak salah satu teman via whatsapp, "Kamu tahu sejarah berdirinya Kawasan Salib Putih yang sekarang jadi hotel dÉmmerick," tulis saya. Namun, rasa ingin tahu tersebut tidak lantas terpuaskan karena teman saya tidak langsung menjawab pesan saya. 


Wednesday, March 21, 2018

Wewangian Yang Selaras Dengan Mood Dari Cussons Imperial Leather


Memulai aktivitas paling menyegarkan kalau sudah diawali dengan mandi, apalagi di pagi hari. Rasanya mood langsung up kalau mencium aroma sabun yang memang biasa kita pakai. Setelah itu, oles-oles lagi pakai body lotion yang juga sudah kita pilih sendiri varian dan aromanya.

Aroma atau wewangian yang melekat di tubuh memang salah satu faktor yang bisa membangkitkan mood seseorang. Maka biasanya kita selektif soal aroma apa yang bakal melekat di tubuh karena akan mengikuti kita sepanjang hari.

Setiap orang punya preferensinya sendiri-sendiri dalam hal wewangian. Ada yang suka aroma yang segar, ada juga yang suka aroma yang hangat. Ada yang menurut seseorang wanginya lembut, tapi bagi yang lain tercium terlalu kuat. Semua itu tergantung selera, dan terkadang juga mood.

Sejarah Imperial Leather.
Saat ini, saya sedang mencoba rangkaian koleksi parfum dari Imperial Leather, yaitu Imperial Leather Body Perfume Collection.

Pasti tau dong merek Imperial Leather ini. Biasanya produk yang jadi favorit adalah sabun mandinya. Saya termasuk yang sudah memakai sabunnya sejak masih duduk di bangku SMP. 

Thursday, March 8, 2018

Kemah Ceria DAS Garang Bersama Mercy Corps Indonesia

Camping For(est)


Apa yang ada di benak kalian kalau mendengar kata berkemah?

Beberapa tahun lalu, saat berkemah di kaki Gunung Puntang, salah satu gunung yang melingkari Kota Bandung, salah satu penggiat wisata edukopi di sana nyeletuk kepada saya, "ngapain kamu camping?" sambil tersenyum melihat barang bawaan saya yang segunung. 

"Saya mau menikmati suasana alam, Pak..." ujar saya kala itu. 

Beliau yang memang cukup akrab dengan mendiang paman saya, langsung mengangsurkan tangannya membantu membawakan barang-barang, "Mau menikmati alam, tapi takut meninggalkan kenyamanan rumah, ya," balasnya lagi dengan mimik yang selalu saya tangkap sebagai; wah mau mulai berfilosofi lagi, nih. 

Saat itu, sambil jalan ke area kemah, saya terpaksa pasang telinga mendengarkan kultumnya. 

"Kamu tahu, kenapa saat kemah, orang-orang bawa gadget, memutar musik, bawa makanan ini itu, pasang genset supaya ada listrik, padahal niatnya mau menyatu dengan alam?" 

"Ya namanya juga kemah, Pak," ujar saya waktu itu. 

"Semua itu, buat mengusir kebosanan. Karena dia itu mahluk paling ditakuti manusia. Lihat saja, benda atau aktivitas apapun untuk menghalau rasa bosan, pasti laku dijual kan?

Pertanyaan saya, tambahnya lagi, mengapa kamu kemah di hutan? Karena di hutan, seseorang bisa belajar banyak sekali dari pohon dengan ekosistem yang sempurna.

Di hutan, kita bisa memilih waktu untuk mengambil jeda alias istirahat.
Karenanya itulah hutan dalam bahasa Inggris disebut forest - for rest."

Waktu itu, saya cuma memikirkan kalimat beliau sambil lalu. Ngga penting amat sih, batin saya kala itu. Duh, maafkan saya yang dulu. 

Sejak itu setiap mau kemah saya selalu memikirkan kalimat beliau. Saking terlalu lama menimbang-nimbang saya malah jadi ngga pernah kemah lagi sejak itu. 

Kemah Berfaedah Bersama Mercy Corps Indonesia.



Kemudian datang tawaran mengikuti acara Kemah Ceria bersama Mercy Corps Indonesia tanggal 3-4 Maret kemarin di kawasan Wana Wisata Curug Semirang. Dalam hati langsung berpikir, wah kemah berfaedah nih.

Wednesday, March 7, 2018

Tampil Fotogenic & Flawless Tanpa Make Up Dengan Astalift


Dari judul di atas, kira-kira berapa dari kita yang tetap merasa pede dan berani tampil apa adanya untuk dipotret meskipun nggak mengenakan make-up? 

Meskipun saat ini sudah banyak teknologi kamera ponsel yang bisa menyulap wajah jadi mulus dan cling saat nggak mengenakan riasan, tapi sebenarnya pasti pengin dong bisa tampil seperti itu setiap saat.

Rahasia untuk tidak bergantung pada riasan, atau riasan hanya digunakan untuk mempertegas kecantikan alami kita, sebenarnya terletak pada kondisi kulit yang sehat. 

Untuk mencapai kondisi tersebut ternyata nggak mudah dan butuh usaha ekstra, apalagi kalau kita sudah terlanjur malas merawat kulit dan sudah terpapar beberapa permasalahan kulit, seperti penuaan dini, flek hitam, pori-pori besar, dan pigmentasi. Apalagi kalau usia kita sudah 30an, rasanya makin harap-harap cemas dong. 

Seminggu yang lalu, saya diperkenalkan dengan sebuah produk dari Fujifilm, brand yang sama yang memiliki lini produk kamera mirrorless kekinian. Waktu itu saya berpikir bahwa ada satu teknologi dari kamera tersebut yang hasil fotonya bisa membuat wajah orang yang dipotret jadi fotogenik dan flawless.





Ternyata saya salah. Produk yang dimaksud justru adalah rangkaian produk skincare dan kosmetik. Ketika mengetahui hal itu, saya langsung tertarik dong. Pengin tahu lebih jauh, kenapa sih Fujifilm sampai kepikiran mengeluarkan rangkaian skincare. 

Tuesday, March 6, 2018

Pengalaman Body Treatment Di Sanasya Spa Muslimah Semarang


Hampir seminggu penuh aktivitas saya terasa padat, sampai-sampai rasanya nggak punya waktu untuk memberi reward buat diri sendiri. 

Akibatnya pikiran jadi kerasa penat dan badan pun semakin terasa letih. Kalau sudah begitu, biasanya saya memilih buat rehat seharian di rumah. Luluran, pakai masker wajah, dan pakai krim hair spa sendiri. Selesai semua itu, baru deh tidur siang. 

Tapi ternyata bayangan itu cuma jadi angan-angan, sampai rumah rasanya mau menggosok tubuh pakai krim lulur saja sudah ngga bertenaga. Kalau sudah begitu, langsung deh, saya googling internet dengan kata kunci 'spa muslimah semarang' dan tralaaaa ada sebuah tempat spa di dalam Java Mall yang menarik perhatian saya: Sanasya Spa Muslimah. 

Waktu lihat hasil pencarian di Google, saya langsung catat nomer teleponnya dan membuat reservasi untuk melakukan body treatment. 

Sesampainya di lokasi saya langsung melihat-lihat area salon sekaligus butik dengan interior bertema shabby chic yang didominasi dengan warna ungu itu. 

Setelah puas memanjakan mata, saya pun menghampiri resepsionis untuk menanyakan perihal reservasi saya. Nggak lama, Mba Sulis terapis yang akan melakukan treatment untuk saya pun menyambut dengan senyuman. "Wah, ramah-ramah nih staf dan terapisnya," batin saya yang langsung merasa bahwa dua jam lebih yang akan saya habiskan di Sanasya Spa ini bakal menyenangkan. 

Tuesday, February 27, 2018

Cerita BLW (Baby-Led Weaning) Tazka

Lama banget ngga share tentang perkembangan si toddler Tazka yang sekarang sudah tiga tahun plus-plus. Kali ini mau sedikit berbagi tentang pola makan BLW atau Baby-Led Weaning yang pernah dijalani Tazka.



Saya ngga bakal jelasin BLW itu apa, googling aja, pasti sudah banyak yang share soal itu. Sedikit berbeda, saya malah mau berbagi sedikit cerita yang memang baru bisa diceritakan sekarang. Ternyata, waktu yang mengajari banyak hal dan bikin seorang Ibuk yang kadang terlalu perfeksionis jadi lebih lentur menghadapi segala sesuatu. 

BLW is not a big issues buat saya waktu Tazka mulai mengenal solid food. Super nyantai waktu itu, kalau anaknya mau disuapin, yowis here we go, kalau lagi mau makan ala BLW disiapkan juga. 

Ekpektasi diturunin sampe ke level paling bawah. Iya, ekspektasi seperti, saya mau anak bisa dengan lahap makan sendiri tanpa buang-buang makanan atau iming-iming hasil positif dari BLW benar-benar diturunkan dulu.

Crafting Class : Menghias Clutch Bag Bersama Hamidiya Ciss

Nanya dong, sudah berapa lama kalian nggak memberikan kesempatan buat tangan, mata, dan otak saling berkoordinasi membuat kerajinan tangan?

Kalau saya udah lumayan lama, padahal nge-craft sempat jadi salah satu hobi buat melepas penat lho. Sempat juga hobi jahit-menjahit. Tapi memang kurang telaten dan nggak tahu mau bikin apa yang memang bisa kepakai. Bisa sesuatu untuk home decor, atau yang kita pakai sendiri. 

Jadi kalau mau nge-craft atau bikin DIY gitu mesti yang memang bisa kepakai, jadi semangat bikinnya. 

Nah, beberapa waktu lalu saya diajakin sama @meilleuramiid buat ikutan #cisscraftingclass menghias clutch bag.

Tahu dong sama Meilleur Ami yang butiknya ada di daerah Kedungmundu? 

Yap, Meilleur Ami merupakan butik yang menjual produk fashion muslimah dari beberapa brand, seperti Hana's Beau, Naiza, Meilleur Ami Bride, sampai produk-produknya Hamidiya Ciss juga.

Saya yang sering penasaran sama karya-karyanya @hamidiyaciss pingin dong belajar langsung dari ahlinya, gimana sih semua handmade aksesorisnya Ciss dibuat. Percaya nggak, kalau bunga-bunga kain yang selalu terlihat cute dan perfect itu handmade? Wow banget kan.




Jam sepuluh pagi, saya dan teman saya Novia Domi sudah sampai di butik Meilleur Ami yang pagi itu disulap jadi workshop class yang apik. Para peserta juga sudah duduk manis menunggu acara dimulai.

Sunday, February 25, 2018

Sikap Kapolrestabes Semarang Terhadap Aksi Begal Geng Motor

Sebagai warga Semarang yang concern dengan kondisi keamanan kotanya sendiri, saya cukup cemas waktu mendengar kabar kalau aksi begal yang dilakukan geng motor mulai marak lagi di titik-titik tertentu di Kota Semarang. 

Tak lama berselang, muncul sebuah berita yang cukup viral berkaitan dengan aksi begal tersebut, dimana Kapolrestabes Semarang dengan tegas menyatakan kalau beliau benar-benar ingin memberantas aksi tersebut, salah satunya dengan melibatkan masyarakat. Namun, ternyata pernyataan tersebut ditangkap sebagai ajakan kepada masyarakat untuk main hakim sendiri. 

Tuesday, February 20, 2018

Lima Destinasi Pantai Impian Di Bali

Sudah sejak lama saya kepingin berkunjung ke pantai-pantai di Bali, tentunya selain Pantai Kuta yang sudah umum dikunjungi wisatawan, ya. Bayangkan saja, Bali memiliki pesisir pantai sepanjang 600 km, jadi pasti masih banyak sekali pantai-pantai yang memiliki keunikannya sendiri-sendiri yang belum tereksplorasi. Belum lagi, setiap pantai pasti menawarkan aktivitas dan atraksi berbeda-beda yang bisa dinikmati.

Pantai Karma

Image credit : rdo.org

Di urutan teratas, pantai yang ingin saya datangi adalah Pantai Karma, kenapa karena di sana ada sebuah resor yang sejak lama jadi incaran buat liburan, namanya Karma Kandara. Selain itu, warna air lautnya yang mengarah ke tosca membuat pantai ini punya keunikan tersendiri. Pantai ini seolah tersembunyi karena untuk bisa sampai ke sana, selain melalui resor Karma Kandara, pengunjung juga bisa menuruni ratusan anak tangga untuk sampai di pantai tersebut. Pemandangan saat menuruni tangga tersebut juga sangat instagenic.

Pantai Geger.

Image credit : Duta Wisata 

Siapa yang pingin melakukan aktivitas anti mainstream di lokasi ini? Salah satunya adalah dengan menyusuri tepian pantai dengan menaiki unta. Naik unta yang identik dengan lokasi padang pasir ternyata bisa dilakukan di pantai yang berlokasi di kawasan Nusa Dua ini. Pasirnya yang putih dan suasana pantainya yang tenang, bikin betah berlama-lama di sini.

Pantai Lovina

Image : idtempatwisata

Sejak kecil, saya selalu penasaran dengan hewan lumba-lumba. Pernah sih, melihat atraksinya di kolam, tapi setelah dewasa saya jadi tahu kalau atraksi lumba-lumba di kolam nggak ramah bagi mereka. Saya jadi pingin melihat langsung lumba-lumba di habitat aslinya. Nah, Pantai Lovina yang terletak di Desa Wisata Kalibukbuk di Bali Utara ini bisa kalian tempuh sejauh 9 km dari Singaraja. Di Pantai ini, saat berkendara dengan kapal ke tengah laut, kita bakalan bisa menyaksikan lumba-lumba yang sedang beraksi, seru kan.

Wednesday, February 14, 2018

Afternoon Tea Bersama Verve Bistro & Coffee Bar


Di Indonesia, khususnya Semarang masyarakatnya belum terlalu familiar dengan budaya ngeteh sore atau yang akrab dengan sebutan 'afternoon tea'. Meskipun begitu, penikmat dan penyuka teh ternyata mulai berkembang. Mungkin tidak secepat laju perkembangan pecinta kopi yang mulai terwadahi dengan makin banyaknya kedai kopi atau kafe yang memiliki speciality di bidang kopi. 

Karena tidak semua orang suka kopi, dan tanpa sadar sebenarnya masyarakat Indonesia itu lebih sering memasangkan makan beratnya dengan minuman teh, bahkan ada jargon yang sudah membumi, yaitu makannya apa saja minumnya teh maka sebenarnya budaya ngeteh juga akan dengan mudahnya berkembang di kalangan masyarakat. 

Seolah bisa menangkap pesan tersebut, pada 26 Januari 2018 -
Verve Bistro & Coffee Bar menyelenggarakan acara Af￾ternoon Tea bersama dengan Gryphon Tea Company.





Acara ini berlangsung dalam rangka memperkenalkan varian produk dari Gryphon Tea Company yang akan menjadi salah satu lini minuman yang dihadirkan dan bisa dinikmati oleh penikmat teh kota Semarang di Verve Bistro & Coffee Bar. 

Saturday, February 3, 2018

Sakura Collagen : Mengembalikan Elastisitas Kulit Kering


Problem kulit saya itu gampang banget berubah kering, dan kadang mengelupas kalau berhadapan dengan cuaca yang nggak sesuai. 

Biasanya sih, kalau pas habis travelling dan bolak-balik dari satu kota ke kota lainnya dengan cuaca atau suhu udara yang bertolak belakang. Nah, kadang juga pas terlalu sering berada di ruangan yang menggunakan air conditioner, kulit jadi berasa kering.

Memang solusi paling gampang adalah memakai pelembab kulit, baik itu untuk tubuh maupun wajah. Dan juga harus rajin mengoleskan ulang pelembab seperti body lotion.

Tapi lain kulit tubuh, lain kulit wajah. Mencari pelembab buat kulit wajah itu peer banget kalau buat saya. Ngga cocok sedikit bisa bikin kulit wajah malah purging atau muncul jerawat. 

Jadi saya termasuk yang picky dalam urusan memilih pelembab untuk kulit wajah. Formulanya harus yang non comedogenic, melembabkan tapi nggak boleh lengket atau berat, harus yang ringan dan mudah menyerap di kulit.

Waktu pertama kali mendengar produk pelembab wajah dengan kandungan collagen; Sakura Collagen dari Meiji saya masih merasa ragu-ragu. 

Belum banyak pembendaharaan saya soal pelembab wajah, apalagi yang kandungannya collagen. Jadi sebelum mencoba produk tersebut, saya googling dulu, dan cari referensi dari beauty blogger yang pernah menjajal produk tersebut.

Friday, February 2, 2018

Meniti Tangga Indonesia Maju


Apa yang menjadi indikator majunya sebuah negara? Atau apakah sebenarnya 'negara maju' itu? 

Jika berbicara soal letak geografis, yang terbayang di benak sebagian besar orang sebagai negara maju, bisa jadi itu adalah Jepang atau negara tetangga terdekat, Singapura. 

Atau jika kita meraba secara kasat mata, negara maju identik dengan kota-kota futuristik dengan infrastruktur modern: memiliki banyak rimba beton, jembatan penghubung antar kota, jalur-jalur transportasi yang memuat moda-moda transportasi berkecepatan tinggi.

Indikator Negara Maju. 
Bayangan yang digambarkan di atas memang tidak sepenuhnya salah. Negara maju sendiri adalah sebutan untuk negara yang penduduknya bisa menikmati standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. 

Tentu untuk melihat perbedaannya, kita bisa membandingkan dengan negara berkembang, atau tertinggal. Misalnya saja jika kita membandingkan antara China dan Singapura, atau India dengan Jepang. Agar lebih mudah diukur maka diperlukan pula indikator. 

Ada beberapa indikator negara maju, salah satunya adalah pendapatan perkapita per tahun setiap penduduk

Apabila hanya menilik dari salah satu indikator tersebut, bagaimana dengan posisi Indonesia sendiri?

Thursday, February 1, 2018

Ngopi Bareng KAI Di Stasiun Semarang Tawang



Tanggal 30-31 Januari 2018 kemarin, beberapa stasiun kereta di 11 kota di Indonesia disemarakkan oleh pembagian kopi gratis bagi para penumpang PT.KAI. 

Kegiatan ini merupakan suatu bentuk ungkapan terima kasih bagi para pelanggan setia PT. KAI sekaligus juga sebagai sebuah ajang untuk mendukung rekan-rekan pelaku UKM, terutama yang membidangi usaha di bidang kopi.






Kegiatan yang bertajuk #NgopiBarengKAI ini menggandeng Komunitas Kopi Nusantara karena PT. Kereta Api Indonesia sendiri memiliki kepedulian yang tinggi untuk turut mengangkat keberadaan kopi nusantara.

Bekerjasama dengan Komunitas Kopi Nusantara-Yogyakarta, PT KAI melalui anak perusahaannya, PT Reska Multi Usaha (RMU) membagikan kopi gratis kepada para pengguna jasa PT. KAI dan publik selama kurun waktu 30-31 Januari 2018, melalui 40 pemberangkatan kereta di 13 stasiun yang berada di 11 kota, yaitu Jakarta Gambir dan Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Semarang, Tegal,  Surabaya Gubeng dan Pasar Turi, Malang, dan Jember

Wednesday, January 31, 2018

Lunpia Cik Me Me : Ikon Kuliner Kota Semarang

Sebagai salah satu destinasi wisata kuliner di Jawa Tengah, Semarang merupakan kota yang keanekaragaman kulinernya nggak cukup dieksplorasi dalam waktu satu hari. Setidaknya perlu waktu seminggu kalau mau khatam mencicipi aneka kelezatan kuliner di kota yang identik dengan sebutan 'Kota Lunpia' ini.


Bicara soal lunpia, para traveler atau food enthusiast yang datang ke kota ini nggak boleh melewatkan makanan khas Semarang ini. 

"Meski kadang, nggak semua orang suka karena lunpia yang berisi rebung punya aroma khas 'pesing', tapi saya tetap penasaran sama lunpia ini," ujar travel blogger asal Jakarta yang berkunjung ke Semarang beberapa waktu lalu. "Dan ternyata, lunpia yang saya cicipi ini, langsung mengubah anggapan saya." pungkasnya lagi dengan rona wajah gembira. 

Teman saya ini memang mencicipi lunpia yang tepat. Ya, Lunpia Delight atau yang saat ini mulai disosiliasikan dengan nama yang lebih Indonesia, yaitu Lunpia Cik Me Me memang salah satu ikon kuliner kota Semarang yang 'paling pas, kekinian, dan halal' untuk dikonsumsi. 

Kalau biasanya penikmat kuliner dari luar kota sering bingung; yang mana sih, lunpia yang halal dan bisa jadi buah tangan? Maka jawabannya, Lunpia Cik Me Me. "Alasannya apa, " tanya teman saya itu? "Kan banyak gerai lunpia lainnya?"

Saturday, January 27, 2018

Ngopi di Verve Bistro & Coffee Bar Bersama Esperto Caffe


Di pertengahan bulan Januari 2018 ini, penyuka kopi bakal punya destinasi ngopi baru yang memanjakan, bukan hanya memanjakan lidah para penikmat, tetapi juga indera lainnya seperti penglihatan dan penciuman. 

Ngopi di Verve Bistro & Coffee Bar yang berlokasi di dalam Hotel Roomsinc Jalan Pemuda Semarang ini menjanjikan sebuah pengalaman holistik, ngopi yang sebenarnya. 

Sejak pertama masuk ke area lobby Roomsinc, tempat di mana Verve Bistro & Coffee Bar berada, pengunjung sudah bisa merasakan ambience yang hangat, relaks, namun juga sekaligus hidup.

Kata "Verve" yang kurang lebih memiliki arti "energi" tertuang dalam konsep interior, permainan cahaya, serta penataan ruang dan furnitur bergaya industrial.

Thursday, January 25, 2018

Resolusi Awal Tahun : Beli Rumah Di Daerah Semarang Atas

Awal tahun baru saja bergulir beberapa minggu. Biasanya bulan Januari jadi bulan untuk menyusun rencana-rencana sampai satu tahun ke depan. Ada yang berencana untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, sampai ingin punya hunian di lingkungan yang lebih nyaman.

Kalau kalian tinggal di Semarang, pasti tahu dong kalau Semarang itu dibagi menjadi dua zona, yaitu daerah Semarang Atas dan Semarang Bawah.

Karakteristik fisik dari Kota Semarang cukup unik dengan adanya zona perbukitan sampai 60%, 15 % dataran rendah, 25% dataran tinggi. Sementara, kemiringan lahan mencapai 40% pada tepi-tepi sungai sedang perbukitan antara 0-15%.

Daerah Semarang Atas yang identik dengan area perbukitan menjadi salah satu lokasi incaran untuk mencari hunian yang nyaman karena selain udaranya yang relatif lebih sejuk juga karena area Semarang Atas termasuk area pemukiman yang terus dikembangkan.

Salah satu pengembang yang memiliki nama serta kredibilitas yang sangat baik adalah PT.Bukit Semarang Jayametro yang bergerak di bidang Pengembangan Properti. 

Pengembang Jayametro memilih daerah Kecamatan Tembalang Semarang Selatan dengan luas area pengembangan ± 350 Ha, di mana area tersebut merupakan daerah pengembangan Kota Semarang yang bebas banjir. Berbagai pilihan kawasan perumahan, baik yang middle class, middle low class dan low class telah dikembangkan di daerah atas sehingga konsumen dapat leluasa memilih hunian yang sesuai.

PT. Bukit Semarang Jayametro didirikan sejak tahun 1987, merupakan anak perusahaan dari PT. Pembangunan Jaya Jakarta yang mayoritas sahamnya milik Pemda DKI Jakarta.

Beberapa Proyek yang sudah kita kembangkan diantaranya Bukit Kencana Jaya (1987), Bukit Emerald Jaya (2007), Pandanaran Hills tahap I, II & III (2008 s/d sekarang), Bukit Mutiara Jaya I (2009), Bukit Mutiara Jaya II (2010 – 2011), Bukit Mutiara Jaya III (2011 – 2012), Bukit Permata Jaya (2012 - sekarang), Bukit Safir Jaya (2011 – 2013), Bukit Flourite Jaya (2013), Bukit Violan Jaya (2014 - sekarang), Pandanaran Village (April 2015) Siranda Hills (2016) Pandanaran Height (2016 - sekarang), Emerald Garden (Agustus 2017 – sekarang), Berryl hills (Mendatang), dan masih banyak lagi.

Kenapa Harus Memilih Pengembang PT. Bukit Semarang Jayametro? 

Monday, January 8, 2018

Gerai Baru Everbest di Paragon Mall Semarang


Kalau pas lagi jalan-jalan di Paragon, salah satu lifestyle mall di Semarang rasanya ada sesuatu yang kurang saat melakukan window shopping karena masih ada satu brand favorit yang belum membuka gerainya di mall tersebut. 

Ya, gerai itu adalah gerai sepatu Everbest. Pasti kenal dengan brand yang didirikan pada tahun 1979 di Singapura itu kan. 

Everbest membuka toko pertamanya di Indonesia tepatnya di Mal Kelapa Gading dan counter pertamanya di Metro Pondok Indah Mall dan Sogo Plaza Indonesia pada tahun 1993.

EVERBEST pun semakin berkembang, sekarang telah memiliki lebih dari 80 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki dua sister brands, yaitu EVB dan TRACCE. 

Everbest, EVB, dan Tracce. 


Jika EVERBEST ditujukan untuk pria dan wanita, dengan mengedepankan rancangan-rancangan yang stylish dan elegant namun tetap memberikan kenyamanan, EVB ditujukan untuk para wanita modern yang bergaya muda and chic. Sedangkan Tracce ditujukan bagi para pria, wanita maupun anak-anak yang menyukai penampilan yang fresh dan cool

Grand Opening Everbest Paragon Mall. 


Nah, kalau sebelumnya gerai Everbest baru ada di Citraland Mall, sekarang di Paragon sudah dibuka gerai baru Everbest dengan mengusung konsep baru. 

Dengan dibukanya kembali toko dengan konsep baru, Everbest ingin memberikan pengalaman baru dalam berbelanja dengan mempercantik tokonya sehingga menjadi lebih bright dan open, salah satunya dengan pemilihan warna putih dan abu-abu muda sebagai warna utama tokonya. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...