Wednesday, January 31, 2018

Lunpia Cik Me Me : Ikon Kuliner Kota Semarang

Sebagai salah satu destinasi wisata kuliner di Jawa Tengah, Semarang merupakan kota yang keanekaragaman kulinernya nggak cukup dieksplorasi dalam waktu satu hari. Setidaknya perlu waktu seminggu kalau mau khatam mencicipi aneka kelezatan kuliner di kota yang identik dengan sebutan 'Kota Lunpia' ini.


Bicara soal lunpia, para traveler atau food enthusiast yang datang ke kota ini nggak boleh melewatkan makanan khas Semarang ini. 

"Meski kadang, nggak semua orang suka karena lunpia yang berisi rebung punya aroma khas 'pesing', tapi saya tetap penasaran sama lunpia ini," ujar travel blogger asal Jakarta yang berkunjung ke Semarang beberapa waktu lalu. "Dan ternyata, lunpia yang saya cicipi ini, langsung mengubah anggapan saya." pungkasnya lagi dengan rona wajah gembira. 

Teman saya ini memang mencicipi lunpia yang tepat. Ya, Lunpia Delight atau yang saat ini mulai disosiliasikan dengan nama yang lebih Indonesia, yaitu Lunpia Cik Me Me memang salah satu ikon kuliner kota Semarang yang 'paling pas, kekinian, dan halal' untuk dikonsumsi. 

Kalau biasanya penikmat kuliner dari luar kota sering bingung; yang mana sih, lunpia yang halal dan bisa jadi buah tangan? Maka jawabannya, Lunpia Cik Me Me. "Alasannya apa, " tanya teman saya itu? "Kan banyak gerai lunpia lainnya?"

Saturday, January 27, 2018

Ngopi di Verve Bistro & Coffee Bar Bersama Esperto Caffe


Di pertengahan bulan Januari 2018 ini, penyuka kopi bakal punya destinasi ngopi baru yang memanjakan, bukan hanya memanjakan lidah para penikmat, tetapi juga indera lainnya seperti penglihatan dan penciuman. 

Ngopi di Verve Bistro & Coffee Bar yang berlokasi di dalam Hotel Roomsinc Jalan Pemuda Semarang ini menjanjikan sebuah pengalaman holistik, ngopi yang sebenarnya. 

Sejak pertama masuk ke area lobby Roomsinc, tempat di mana Verve Bistro & Coffee Bar berada, pengunjung sudah bisa merasakan ambience yang hangat, relaks, namun juga sekaligus hidup.

Kata "Verve" yang kurang lebih memiliki arti "energi" tertuang dalam konsep interior, permainan cahaya, serta penataan ruang dan furnitur bergaya industrial.

Thursday, January 25, 2018

Resolusi Awal Tahun : Beli Rumah Di Daerah Semarang Atas

Awal tahun baru saja bergulir beberapa minggu. Biasanya bulan Januari jadi bulan untuk menyusun rencana-rencana sampai satu tahun ke depan. Ada yang berencana untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, sampai ingin punya hunian di lingkungan yang lebih nyaman.

Kalau kalian tinggal di Semarang, pasti tahu dong kalau Semarang itu dibagi menjadi dua zona, yaitu daerah Semarang Atas dan Semarang Bawah.

Karakteristik fisik dari Kota Semarang cukup unik dengan adanya zona perbukitan sampai 60%, 15 % dataran rendah, 25% dataran tinggi. Sementara, kemiringan lahan mencapai 40% pada tepi-tepi sungai sedang perbukitan antara 0-15%.

Daerah Semarang Atas yang identik dengan area perbukitan menjadi salah satu lokasi incaran untuk mencari hunian yang nyaman karena selain udaranya yang relatif lebih sejuk juga karena area Semarang Atas termasuk area pemukiman yang terus dikembangkan.

Salah satu pengembang yang memiliki nama serta kredibilitas yang sangat baik adalah PT.Bukit Semarang Jayametro yang bergerak di bidang Pengembangan Properti. 

Pengembang Jayametro memilih daerah Kecamatan Tembalang Semarang Selatan dengan luas area pengembangan ± 350 Ha, di mana area tersebut merupakan daerah pengembangan Kota Semarang yang bebas banjir. Berbagai pilihan kawasan perumahan, baik yang middle class, middle low class dan low class telah dikembangkan di daerah atas sehingga konsumen dapat leluasa memilih hunian yang sesuai.

PT. Bukit Semarang Jayametro didirikan sejak tahun 1987, merupakan anak perusahaan dari PT. Pembangunan Jaya Jakarta yang mayoritas sahamnya milik Pemda DKI Jakarta.

Beberapa Proyek yang sudah kita kembangkan diantaranya Bukit Kencana Jaya (1987), Bukit Emerald Jaya (2007), Pandanaran Hills tahap I, II & III (2008 s/d sekarang), Bukit Mutiara Jaya I (2009), Bukit Mutiara Jaya II (2010 – 2011), Bukit Mutiara Jaya III (2011 – 2012), Bukit Permata Jaya (2012 - sekarang), Bukit Safir Jaya (2011 – 2013), Bukit Flourite Jaya (2013), Bukit Violan Jaya (2014 - sekarang), Pandanaran Village (April 2015) Siranda Hills (2016) Pandanaran Height (2016 - sekarang), Emerald Garden (Agustus 2017 – sekarang), Berryl hills (Mendatang), dan masih banyak lagi.

Kenapa Harus Memilih Pengembang PT. Bukit Semarang Jayametro? 

Monday, January 8, 2018

Gerai Baru Everbest di Paragon Mall Semarang


Kalau pas lagi jalan-jalan di Paragon, salah satu lifestyle mall di Semarang rasanya ada sesuatu yang kurang saat melakukan window shopping karena masih ada satu brand favorit yang belum membuka gerainya di mall tersebut. 

Ya, gerai itu adalah gerai sepatu Everbest. Pasti kenal dengan brand yang didirikan pada tahun 1979 di Singapura itu kan. 

Everbest membuka toko pertamanya di Indonesia tepatnya di Mal Kelapa Gading dan counter pertamanya di Metro Pondok Indah Mall dan Sogo Plaza Indonesia pada tahun 1993.

EVERBEST pun semakin berkembang, sekarang telah memiliki lebih dari 80 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki dua sister brands, yaitu EVB dan TRACCE. 

Everbest, EVB, dan Tracce. 


Jika EVERBEST ditujukan untuk pria dan wanita, dengan mengedepankan rancangan-rancangan yang stylish dan elegant namun tetap memberikan kenyamanan, EVB ditujukan untuk para wanita modern yang bergaya muda and chic. Sedangkan Tracce ditujukan bagi para pria, wanita maupun anak-anak yang menyukai penampilan yang fresh dan cool

Grand Opening Everbest Paragon Mall. 


Nah, kalau sebelumnya gerai Everbest baru ada di Citraland Mall, sekarang di Paragon sudah dibuka gerai baru Everbest dengan mengusung konsep baru. 

Dengan dibukanya kembali toko dengan konsep baru, Everbest ingin memberikan pengalaman baru dalam berbelanja dengan mempercantik tokonya sehingga menjadi lebih bright dan open, salah satunya dengan pemilihan warna putih dan abu-abu muda sebagai warna utama tokonya. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...