Saturday, June 9, 2018

5 Hal Yang Bikin Bangga dari Bandara Ahmad Yani Yang Baru

5 hal yang bikin bangga dari bandara ahmada yani yang baru


Senang rasanya waktu mendengar Bandara Ahmad Yani Semarang bakal dibuatkan lokasi dan tempat yang baru. Apalagi melihat kondisi bandara lama yang sudah nggak merepresentasikan sebuah bandara bertaraf internasional. Semarang yang saat ini sudha semakin membenahi diri agar setara dengan kota-kota besar lainnya memang butuh bandara baru. Ketika bandara baru tersebut sudah jadi, cukup mengejutkan juga karena banyak hal keren dari Bandara Ahmad Yani yang baru. Ini 5 hal yang bikin bangga dari Bandara Ahmad Yani yang baru.

1. Pembangunan Berlangsung Lebih Cepat Dengan Luasan Sembilan Kali Terminal Lama.

bandara baru semarang

Bandara yang semestinya selesai dibangun dan bisa digunakan pada Desember 2018 nanti, ternyata bisa selesai lebih cepat dan bisa mulai digunakan pada bulan Juni 2018 ini. Bandara baru ini memiliki luas sembilan kali dari luas terminal yang lama. Luasnya yaitu 58.652 meter persegi.  Apron baru di terminal tersebut juga dibuat lebih luas, yakni 72.522 meter persegi di mana bisa menampung 13 pesawat narrow body atau konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 2 pesawat wide body cargo

2. Merupakan bandara apung pertama di Indonesia. 

bandara apung pertama di indonesia

Dibangun di atas lahan yang merupakan rawa dan tambak membuat Bandara Ahmad Yani yang juga didesain dengan konsep floating ini menjadi bandara terapung pertama di Indonesia. Bangunannya pun dikelilingi oleh kolam. Selain itu, kapasitas bandara yang semula hanya mampu melayani 800 ribu penumpang setiap tahun sekarang sudah dapat menampung 6,9 juta penumpang setiap tahunnya.

3. Merupakan bandara yang mengusung konsep Eco Airport. 

bandara ahmad yani baru

Desain bandara baru mengadopsi konsep eco-airport.  Di mana sebagian besar bangunan berdiri di atas air dan dikelilingi kolam, mulai dari gedung terminal, gedung parkir, dan wetland park area. Kondisi tersebut agar dapat mengakomodir konteks lahan yang sebelumnya merupakan lahan rawa. Pada area bandara juga ditanami 24 ribu bibit mangrove untuk mendukung pelestarian lingkungan. Ada juga nilai tambah lainnya, yaitu pemenuhan kebutuhan air di terminal baru Bandara Ahmad Yani tidak hanya diperoleh dari PDAM saja, tapi diperoleh dari air payau dan air hujan yang diolah dengan sistem Reverse Osmosis (RO).

Adanya hutan mangrove tersebut membuat area Bandara Ahmad Yani unik secara ekologi. Selain itu, bandara baru tersebut juga ditargetkan mendapatkan Gold Certificate dari Green Building Council Indonesia (GBCI) di mana saat ini aspek desain Bandara Ahmad Yani sedang dalam proses untuk mendapatkan Gold Certification Design Recognition dari GBCI.

4. Menjadi Ikon Baru Kota Semarang & Daya Tarik Wisata Yang Baru. 

cara menuju ke bandara ahmad yani baru

Adanya hutan mangrove yang berada di sekitar kawasan bandara, ke depannya akan dikembangkan sebagai obyek wisata alam. Seperti kita ketahui, tujuan wisata alam di Kota Semarang belum terlalu banyak. Diharapkan, kawasan yang ada di sekitar bandara nantinya dapat menjadi salah satu daya tarik wisata yang baru. Secara fisik maupun ekologi, lingkungan di sekitar bandara cukup menarik. Dekat dengan tambak-tambak dan kawasan pesisir pantai.

5. Fasilitas Lebih Baik, Kapasitas Lebih Besar. 

ruang tunggu bandara ahmad yani yang baru

citilink di bandara ahmad yani baru

Bandara baru ini dilengkapi dengan 30 konter check-in, 8 eskalator, 8 elevator, 2 travelator, serta 3 buah garbarata. Tersedia pula gedung parkir yang mampu menampung 1.200 kendaraan. Bandara baru ini dibangun dengan investasi senilai Rp 2,075 triliun. Terdiri dari bangunan tiga lantai yang bisa menampung setidaknya hingga 7 juta penumpang pertahun atau 20.000 penumpang perhari. 

Nah, itu tadi lima fakta Bandara Ahmad Yani yang baru. Kalau rute untuk menuju ke Bandara Ahmad Yani yang baru bagaimana?

rute menuju bandara ahmad yani yang baru

Dari arah Kota Semarang
  • Kita bisa melewati melalui Tugu Muda dan lurus menuju Tugu Adipura yang berada di Jl. Jenderal Sudirman. 
  • Lalu, putar balik di Taman Madukoro dan menuju Jl. Madukoro Raya, dan jalan lurus sepanjang kurang lebih 3 km hingga menemukan pertigaan ke kiri yang bersimpangan dengan Jl. Yos Sudarso. 
  • Kemudian di kanan jalan akan menemukan Gedung Merbabu PRPP. Di sana kita akan menemukan Jl. Puri Anjasmoro, lalu tinggal lurus saja hingga menemukan pintu masuk menuju terminal baru Bandara Ahmad Yani. 


Untuk yang berasal dari Jakarta : 

  • Kita bisa menuju jalur utara dengan melalui Jl. Siliwangi dan lurus hingga Jl. Pantura Semarang-Kendal.
  • Di jalur tersebut, kita akan menemukan persimpangan yang di sisi kiri ada RS Columbia dan jalur lama dari terminal lama Bandara Ahmad Yani. 
  • Selanjutnya, kita bisa mengambil jalur belok ke kiri menuju Jl. Yos Sudarso. 
  • Ikuti jalan tersebut hingga menemukan SPBU Arteri dan posisikan kendaraan masih di Jl. Yos Sudarso, dan nantinya kita akan menemukan perempatan. 
  • Dari perempatan kita belok ke kiri dan akan menemukan Gedung Merbabu PRPP di sisi kanan sampai menemukan Jl. Puri Anjasmoro, kemudian tinggal lurus saja di mana kita akan menemukan pintu masuk menuju terminal baru Bandara Ahmad Yani. 

3 comments:

  1. Wah semoga segera bisa sejajar dengan bandara lainnya ya secara bandara lama lebih banyak yang mirip bangunan-bangunan tua.

    ReplyDelete
  2. Wah cantik bandaranya,semarang makin hebat..

    ReplyDelete
  3. makin kerennn yaaa, waaah uda lama gak ke semarang nih

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...