Wednesday, July 10, 2019

Jadi Bumil Aktif Bebas Anyang-Anyangan Dengan Prive Uricran

Jadi Bumil Aktif Bebas Anyang-Anyangan Dengan Prive Uricran


Sabtu (6/7) kemarin saya berkesempatan untuk hadir di acara Prive Uri-Cran Women's Community 2019 yang diadakan di Hotel Noormans, Semarang. Acara kemarin itu bikin saya semakin semangat  jadi bumil aktif yang terbebas dari masalah anyang-anyangan. Tahu kan, anyang-anyangan itu penyakit apaan? Yang pasti problem tersebut bisa dialami 5 dari 10 orang wanita, termasuk bumil juga. Kalau yang ingin tahu seputar anyang-anyangan dan gimana mencegahnya, yuk simak tulisan selanjutnya.



Seperti sebelumnya, acara-acara Women's Community yang diprakarsai oleh Combiphar selalu seru dan penuh materi berfaedah, makanya pagi itu ballroom tempat diadakannya acara sudah ramai dengan para peserta yang didominasi oleh para wanita: dari yang penampilannya terlihat masih muda; hingga yang datang bersama buah hatinya.



Di area tempat acara berlangsung juga sudah disiapkan gerai untuk berswafoto dengan properti yang menarik: didominasi oleh warna cerah dan natural, seperti pink, merah, dan hijau. Para peserta yang hadir pun tampak antusias untuk berswafoto dengan latar tersebut. Jadi, selepas mengisi daftar hadir, rata-rata peserta langsung mengantri untuk berswafoto.

Kenapa pada semangat banget, ya? Batin saya. Ternyata, saat masuk ke dalam ruangan, pembawa acara yang juga sama-sama terlihat bersemangatnya mengumumkan kalau dalam rangkaian acara tersebut akan ada lomba foto Instagram. Nantinya peserta yang fotonya terpilih akan mendapat hadiah dari Prive Uri-Cran. Pantesan pada semangat-semangat, ya. Saya dan teman-teman yang hadir pagi itu juga nggak mau ketinggalan dong, untuk berfoto bersama.

Bu Diah selaku Head of Brand Activation dari Compiphar


Beberapa saat kemudian tibalah saat-saat yang dinanti-nanti; acara dibuka oleh pembawa acara;  kemudian Bu Dyah Pari Koening selaku Head of Brand Activation dari Combiphar mulai bertutur tentang kisahnya ketika mengalami ISK (Infeksi Saluran Kemih). Nah, anyang-anyangan itu terjadi karena ISK tadi. Sekilas, Bu Dyah juga menceritakan soal Indra Bekti dan istrinya yang sempat kehilangan bayinya lantaran Dilla, istri Indra Bekti, sempat mengalami ISK yang sudah menjalar kemana-mana.

Duh, serem dengernya. Apalagi saya juga sedang hamil 20 minggu-an. Dengan contoh kasus yang diceritakan, saya langsung pasang badan supaya bisa lebih fokus menyimak materi. Sebagai bumil, saya juga ingin tetap aktif dan percaya diri agar proses kehamilan dan kelahiran bisa berjalan lancar dan menyenangkan. Salah satu kiatnya, tentu saya harus belajar tentang bagaimana memelihara saluran kemih agar tetap sehat.

Michele Thalita, selaku Senior Brand Manager Prive Uricran


Selepas Bu Dyah, ada Mba Michaela Talitha, selaku Senior Brand Manager Prive Uricran, yang pagi itu terlihat segar dengan balutan busana berwarna merah marunnya yang membahas lebih jauh gimana sih, caranya biar para wanita bisa tetap aktif dan percaya diri dengan memelihara saluran kemih?

Ia membuka dengan  menjelaskan terlebih dahulu ISK itu apa?

Jadi, ISK itu adalah singkatan dari Infeksi Saluran Kemih, terjadinya pada saluran kemih dan disebabkan oleh mikroba. Sebagian besar dari kasus ISK juga bisa disebabkan oleh bakteri, walaupun bisa juga disebabkan oleh jamur, atau pada kasus tertentu bisa juga disebabkan oleh virus. ISK ini juga termasuk infeksi yang paling umum terjadi pada manusia.

Ini beberapa fakta penting yang teman-teman perlu tahu tentang ISK (Infeksi Saluran Kemih) : 


fakta penting tentang ISK yang perlu kalian tahu

Nah, jadi kalau kita bilang : "Lagi anyang-anyangan nih", itu sebenarnya kita sedang mengalami yang namanya Infeksi Saluran Kemih. Gejala yang umum muncul, kita suka kebelet pipis terus-terusan, tapi begitu buang air kecil, yang keluar hanya sedikit, terasa nggak lancar, bahkan sakit atau nyeri. Sumpah deh, yang pernah ngerasain anyang-anyangan pasti tahu gimana tersiksa dan nggak nyamannya. 

Dulu banget, saya pernah mengalami anyang-anyangan. Ketika itu saya sedang sering bolak-balik Semarang-Bandung dengan menggunakan shuttle bus atau travel yang perjalanannya malam hari. Nah, seringnya kalau lagi perjalanan malam hari gitu, saya suka males mampir ke toilet, dan buang air kecil. Akibatnya, saya lebih sering nahan pipis. Besok paginya, tiba-tiba ada keinginan untuk pipis yang sangat kuat, tapi begitu pasang 'posisi'; duh, langsung terasa kayak salurannya tersumbat dan pipis jadi nggak lancar. 

Kondisi seperti itu berlangsung selama tiga harian, meski pada akhirnya sembuh sendiri dengan banyak mengonsumsi air putih, tapi seriusan saya nggak mau merasakan anyang-anyangan lagi. Makanya sejak itu, saya nggak mau nahan-nahan pipis. Saya juga jadi bertanya-tanya, kan anyang-anyangan ini penyebabnya bakteri E-Coli ya, terus gimana bisa karena menahan kencing kita jadi kena ISK. 

Ternyata penyebab ISK ini bukan cuma gara-gara nahan pipis, lho. Ada beberapa penyebab yang juga membuat bakteri yang harusnya hidup di di saluran pencernaan manusia itu kemudian justru pindah ke saluran kemih kita. 

Penyebab Bakteri E-Coli Yang Berimbas ISK bisa masuk ke saluran kemih : 


Penyebab Bakteri E-Coli Yang Berimbas ISK bisa masuk ke saluran kemih

Jadi beberapa hal di atas itulah yang ternyata menyebabkan si bakteri akhirnya bisa masuk ke saluran kemih dan menyebabkan ISK.

Ternyata wanita lebih rentan lho, buat terkena ISK. Pasalnya secara anatomi, kalau dibandingan pria, saluran kemih wanita itu lebih dekat dengan anus.

Saat pipis, kita sebagai wanita juga lebih seringnya membasuh dengan air kan, setelah selesai BAK. Padahal air itu juga bisa jadi sarangnya bakteri. Lalu saat ke toilet, wanita kan pasti harus duduk ya, atau minimal jongkok kan. Dan itu adalah posisi yang resiko untuk terekspos bakterinya lebih tinggi.

dr. Olivia Franciska Laksamana, SpOG.

Penjelasan dari Mba Michaela itu kemudian juga semakin dikuatkan dengan fakta-fakta ilmiah yang dipaparkan oleh dr. Olivia Franciska Laksamana, SpOG. Beliau ini adalah dokter spesialis kandungan di RS. Columbia Asia juga.

Karena yang menjelaskan seorang dokter spesialis kandungan, saya tambah pasang mata dan telinga, dong. Jangan sampai ada penjelasan beliau di sesi ketiga tersebut, yang kelewat saya simak.

Penjelasan beliau semakin memperkuat apa yang sudah diceritakan Mba Michaela soal ISK tadi, salah satunya prevalensi terjadinya ISK yang ternyata pada wanita memang cukup tinggi, yaitu sekitar 50-60 %, dimana 25 % dari yang pernah mengalami ISK itu bakal mengalami ISK berulang.

Nggak mau kan, kejadian lagi kena anyang-anyangan?

Infeksi saluran kemih juga rentan mengenai ibu hamil. Prevalensi ISK pada kehamilan di Indonesia 7,3% adalah bakteriuria asimptomatik atau tanpa gejala. Sebabnya, begini :

Terkait juga dengan kondisi anatomi saluran kemih wanita yang lebih pendek, dimana panjang urethra-nya hanya 3cm. Kandung kemih yang sudah berisi urin bisa tertekan oleh kantung kehamilan, akibatnya ibu hamil jadi memiliki keinginan untuk berkemih lebih sering. Meski sebenarnya kandung kemih manusia bisa menahan urin hingga dua liter, namun saat hamil, posisi kandung kemih menjadi terasa cepat penuh karena tertekan kantung kehamilan. Kalau sudah begitu, solusinya ya, harus dikeluarkan. Bumil nggak boleh nahan-nahan pipis.

Karena sering berkemih, otomatis daerah seputar Mrs. V juga menjadi lebih lembab, dan kondisi lembab ini juga bisa memicu pertumbuhan bakteri kalau kita membasuh vaginanya kurang bersih atau air yang kita pakai membasuh kotor dan terkontaminasi bakteri.

Infeksi Saluran Kemih pada masa kehamilan itu bisa berupa : 


Infeksi Saluran Kemih pada Masa kehamilan

Secara umum tanda-tanda ISK pada masa kehamilan hampir sama dengan gejala umumnya ISK.

Oh ya, ada tambahan lagi dari dr. Olivia untuk mendeteksi apakah kita terserang ISK atau tidak, misalnya dengan melihat warna urin kita. Kalau urinnya ngga jernih, seperti berkabut, kemudian ada bau yang menyengat, sampai juga kemudia ada bercak darah di dalam urin maka kita harus waspada dan tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut.

Apalagi kalau untuk bumil, ya. ISK ini serem lhoo, karena bisa menyebabkan komplikasi pada kehamilan, misalnya bayi terlahir prematur, bayi lahir dengan berat badan yang rendah, terjadi preeklampsia, hipertensi, gagal ginjal, hingga kematian janin.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan sharing dari Mba Ika Puspita. Sebagai blogger yang juga sering travelling, Mba Ika juga pernah mengalami ISK gara-gara menahan pipis. Pengalaman Mba Ika itu juga hampir sama sih, dengan pengalaman saya kalau pas jalan-jalan terus kebelet pipis, tapi toiletnya kotor atau jorok pasti lebih memilih buat nahan pipis.

Saat hamil, frekuensi untuk BAK lumayan lebih sering dibanding saat tidak hamil. Anjuran untuk konsumsi air putih yang lebih banyak dibandingkan saat tidak hamil juga membuat bumil lebih sering pipis. Banyak kondisi bumil yang juga membuatnya rentan terserang ISK.

Terus gimana nih, supaya bisa jadi bumil yang aktif dan bebas anyang-anyangan? 

Kiat Tetap Aktif Saat Hamil dan Bebas Anyang-anyangan


Cranberry, Si Kecil Merah Yang Bisa Menyingkirkan Bakteri E-Coli. 


Kita yang pernah mengalami ISK atau anyang-anyangan pasti tahu kan gimana keganggunya aktivitas harian kita. Meski sadar ada yang salah dengan tubuh atau saluran kemih kita, namun masih banyak lho, yang belum tahu solusinya apa. 

Konon, untuk mengobati anyang-anyangan itu, kita mesti ngiket jempol pakai karet gelang. Mitos kayak gitu sudah beredar lama banget, dan rata-rata orang percaya cara itu bisa menyembuhkan. Ini membuktikan kalau sebenarnya pengetahuan dan kesadaran kita terhadap anyang-anyangan dan perawatan serta pencegahan apa yang bisa dilakukan masih rendah. 

Terbukti kan, sebagian besar dari kita, atau saya sendiri, saat terkena anyang-anyangan hanya mengonsumsi air putih banyak-banyak dan mendiamkannya saja. Padahal sebenarnya, ada buah kecil berwarna merah dengan rasa asam manis segar yang telah diteliti sejak lama dan ternyata efektif untuk mencegah ISK. Buah tersebut adalah Cranberry. 

Jadi, buah cranberry ini kaya akan kandungan Proantocyanidin (PAC) yang fungsinya bisa mencegah bakteri E-Coli menempel pada dinding saluran kemih. Istilahnya, punya yang namanya teflon effect, atau anti lengket kali ya. 

Buah dengan nama latin vaccinum macrocarpon ini mengandung 80 % air dan 10 % karbohidrat. Di dalam Cranberry ada proantocyanidin, yaitu sejenis tanin yang terkondensasi. Bahan aktif itulah yang bisa menghambat pelekatan dari bakteri E-Coli yang lewat di sel epitel saluran kemih. 

Zat  proantocyanidin yang ada dalam cranberry akan berikatan dengan rambut bakteri dan menariknya sehingga tidak menempel di dinding saluran kemih. 

Sayangnya, buah ini nggak tumbuh di Indonesia, juga jarang sekali ada di supermarket di Indonesia. Kalaupun ada biasanya merupakan produk impor dengan harga yang mahal. Rasanya yang asam juga membuat Cranberry harus diolah menjadi jus lebih dahulu agar bisa dikonsumsi untuk mencegah atau mengobati ISK. 

Padahal kalau dipikir-pikir, daripada minum antibiotik yang bisa mematikan seluruh bakteri yang ada di dalam tubuh kita, termasuk bakteri baik, akan lebih baik kita mengonsumsi suplemen yang memang fungsinya mencegah dan juga mengandung banyak manfaat serta bakteri baik untuk mengobati dan mencegah ISK. Apalagi antibiotik ini kalau tidak diminum dengan teratur bisa menyebabkan tubuh jadi kebal. 

Terutama jika yang mengalami ISK itu ibu hamil, kan penggunaan antibiotik pada ibu hamil sebaiknya dihindari, terus ISK-nya kalau diobati dengan antibiotik belum tentu tidak berulang. 

Jadi apa dong, solusi yang pas buat menjaga kesehatan saluran kemih kita, terutama juga yang aman untuk Bumil?  


Jawabannya sebenarnya sudah ada sejak tahun 2016, yaitu  Prive-Uricran yang merupakan ekstrak cranberry yang dapat mencegah anyang-anyangan dan ISK serta ISK berulang. 

Kalau sudah ada yang meneliti kemudian menciptakan inovasi produk yang memudahkan kita, maka tidak ada salahnya dong, lebih memilih Prive-Uricran untuk menjaga kesehatan saluran kemih. Apalagi cranberry-nya juga sudah diekstrak.

Apa saja sih, kelebihan Prive-Uricran ini : 




Dengan semua kelebihan yang dimiliki oleh Prive-Uricran, menjaga kesehatan saluran kemih sekarang jadi nggak bakal terasa ribet lagi. Kita bisa membeli Prive-Uricran di toko online seperti Lazada, atau di apotek terdekat serta rumah sakit. Di drugstore andalan seperti Watson, Guardian, Century, dan Apotel K24 juga tersedia, kok. 

Minum Prive-Uricran setiao hari untuk menjaga kesehatan saluran kemih sehingga terbebas dari anyang-anyangan dan ISK.
Minum Prive-Uricran setiap hari untuk menjaga kesehatan saluran kemih sehingga terbebas dari anyang-anyangan dan ISK. 

Nah, kalau misal ibu hamil tidak ingin mengalami ISK maka harus diperhatikan beberapa hal, misalnya minum air putih yang cukup, membasuh bekas BAK dengan cara yang benar, dan kalau sudah muncul gejala ISK bisa segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Saat ke dokter, biasanya akan dilakukan kultur bakteri untuk menentukan bakteri apa yang menyebabkan ISK, lalu akan ada tindakan medis yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Pokoknya kalau sampai sudah ada nyeri di bagian perut bawah saat diketuk, kita tetap harus ke dokter, ya.

Daripada mengobati, lebih baik mencegah kan. Oleh karena itu jangan lupa Prive-Uricran-nya juga boleh diminum setiap hari karena kandungan di dalam Prive -Uricran ini terbukti tidak berbahaya bagi bumil, bahkan bisa sekaligus untuk menjaga kesehatan pencernaan karena kandungan bakteri baik dalam Prive Uricran Plus-nya. Juga ada Vitamin C yang bisa menjaga daya tahan bumil.

Nah, sekarang udah lengkap kan, kiat apa saja yang bisa dipraktekkan untuk jadi bumil aktif bebas anyang-anyangan. Yuk, jaga kesehatan saluran kemih dengan minum Prive-Uricran setiap hari. #Uricran #UricranWomensCommunity #Combiphar #Semarang





No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...