Friday, September 17, 2010

Silence Theraphy

Silence Theraphy
Kuliah profesi sedang banyak menarik energi saya pada satu titik. Saya nyaris belum bisa membagi energi untuk hal-hal lain di luar kuliah. Saat ini, mau tidak mau, keluarga dan kuliah menjadi prioritas utama dalam agenda keseharian. Dengan amat terpaksa, beberapa rencana dan proyek kecil dicoret atau ditangguhkan.

Manusiawi Versus Hewani

Manusiawi Versus Hewani
kucing kampus
Kami sedang serius mendengarkan materi psikodiagnostik saat kucing berbulu coffee creme latte vanilla ini mengetuk-ngetuk pintu samping ruang kuliah kami dengan kaki kanannya.

The Journey of (29 1/2 Hari) #8

Hal yang sangat ingin saya lakukan semenjak renik pertama dari benih kisah 29 1/2 Hari ini mengada di semesta pikiran_bahkan mungkin di semesta itu sendiri; menyelesaikan draft ceritanya hingga final.

Setelah nyaris sembilan tahun, renik itu mulai membesar dan menghuni sebagian besar sel abu-abu saya. Nyaris semua bagian itu telah dicemari oleh nama-nama seperti Grey, Ken, Nero, dan Keira juga oleh polah tingkah mereka menghadapi cinta, cita, dan kehidupan. Pikiran saya pun ikut berkelana. Bermula di sebuah kota di Dijon, Perancis, lalu Provence, Singapura, Bandung...dan banyak tempat lain di mana imajinasi saya dan tokoh-tokoh itu tinggal.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...