Friday, May 11, 2018

7 Tips Bersih-Bersih Rumah Menjelang Ramadhan


Tahun ini, bulan Ramadhan Insyallah akan jatuh pada bulan Mei 2018. Seperti beberapa tahun sebelumnya agenda rutin yang biasa dilakukan di rumah adalah nyicil bersih-bersih rumah sebelum bulan Ramadhan tiba. 

Kenapa sebelum? Karena sudah hampir tiga tahun ini saya nggak punya ART yang tinggal di rumah. Jadi apa-apa dikerjakan sendiri dan harus dicicil. Selain itu, kalau bersih-bersihnya menjelang lebaran yang mana itu masih dalam kondisi berpuasa dikhawatirkan malah jadi nggak fokus menjalankan ibadah puasanya. Soalnya kalau bersih-bersih rumah bisa seharian dan merembet kemana-mana. 

Rutinitas bersih-bersih rumah ini selalu jadi agenda tahunan. Sering juga disebut sebagai clutter free life week atau month. 

Baca tentang clutter free life di sini dan di sini, ya. 


Tahun ini karena #nesthome baru beres direnovasi tahap satu di bulan Mei tahun 2015 kemarin, jadi sebenernya masih banyak sudut yang belum tertata. Terutama bagian interiornya, plus ada beberapa bagian dinding yang belum dicat atau pengin ganti warna karena saya terlalu picky dalam masalah memilih warna cat. 

Dengan kondisi itu, akhirnya dibuatlah catatan tentang apa saja yang perlu dibereskan sesuai dengan tingkat urgensi plus fungsionalnya dan juga berdasarkan ketersediaan dana karena sebenernya tahun ini nggak ada dana khusus karena sudah dimasukkan ke pos lain. Jadi, bersih-bersih plus sedikit make over-nya harus yang ramah di kantong.

Jadi apa saja yang akan dilakukan dalam rangka bersih-bersih menyambut Ramadhan dan Idul Fitri ini? Plus tips apa saja yang mungkin bisa dilakukan. Ini dia : 


  1. Buat catatan dan prioritas waktu. Ini supaya agenda bersih-bersihnya fokus dan nggak merembet kemana-mana. Buat jadwal dan kira-kira target waktu bersih-bersihnya mau sampai kapan. 
  2. Mulai menyortir barang dan bersih-bersih dimulai dari kamar tidur dan ruangan yang paling sering digunakan. Sepengalaman saya clutter paling banyak ada di kamar tidur, ruang keluarga, dan dapur. 
  3. Di kamar tidur biasanya saya mulai dengan menyortir barang-barang di lemari baju dan rak ambalan. Selain baju, kosmetik atau skincare bisa jadi sumber clutter.
  4. Saya biasanya memilah mana saja skincare dan kosmetik yang sudah harus pensiun. Kadang ada juga botol-botol kosong yang masih disimpan. Untungnya ada salah satu brand yang kalau kita mengembalikan botol-botol atau kemasan kosongnya akan memberikan point reward.


Mulai menyortir pakaian. Pisahkan mana pakaian yang harus diperbaiki, mana yang harus dihibahkan, atau yang sudah nggak bisa dipakai lagi.


Sepengalaman saya, kegiatan menyortir pakaian sebelum Ramadhan ini bisa menekan keinginan untuk secara konsumtif membeli pakaian baru dengan alasan beli baju buat lebaran.


Dengan menyortir, saya jadi tahu kalau masih punya beberapa baju yang ternyata jarang dipakai dan sebenarnya masih bagus dan layak. Selain itu, saya jadi bisa memilah barang atau pakaian mana yang bisa dihibahkan. Prinsipnya kalau ada satu baju baru yang masuk, satu harus keluar, dan tumpukan baju yang dilipat nggak boleh sampai menyentuh bagian atas pembatas lemarinya.

Setelah beres-beres area di rumah yang paling sering digunakan, selanjutnya adalah bersih-bersih area mushola. Mumpung masih jauh-jauh hari; sajadah, sarung, dan mukena bisa sekalian dicuci. Begitu pun dengan karpet serta lantainya. Yang nggak boleh dilupakan bersihkan juga area berwudhu.

Bersih-bersih jantungnya rumah alias dapur. Menjelang puasa biasanya saya nyicil buat nyuci toples-toples, mengeluarkan beberapa panci dan peralatan makan yang agak besar dari gudang untuk persiapan kalau harus masak agak banyak atau kalau ada acara bukber di rumah. Piring makan sama gelas juga ditambah jumlahnya, biar saat puasa nanti nggak perlu repot mengeluarkan-mencuci peralatan makan yang masih tersimpan di gudang atau lemari dapur.

5. Bersih-bersih area kamar mandi dan toilet. Meskipun biasanya rutin membersihkan kamar mandi dan toilet seminggu sekali, tetapi saat bulan puasa biasanya saya cuma membersihkannya sebelum puasa dan saat akan lebaran. Jadi biar bersihnya agak awet, nggak usah dipakai aja kamar mandinya, bersihinnya harus lebih niat. Kalau biasanya cuma dikosek pakai sabun colek, usahakan pakai pembersih lantai kamar mandi dan pewangi atau karbol biar kesatnya lebih lama. Trik lainnya, bersihinnya bisa seminggu sebelum puasa dan nanti diulang lagi pas kita sedang haid dan nggak puasa, jadi nggak lemes. Trik supaya bersihnya awet, juga bisa dengan menjaga kebersihan kamar mandi saat pemakaian sehari-hari. Buang sisa sabun kecil yang kalau jatuh ke lantai bisa bikin lantai licin, buang rambut-rambut yang rontok ke tempat sampah dan jangan dibiarkan menyumbat, lap area yang terkena cipratan air dengan kain lap microfiber.  

6. Area terakhir yang juga harus diperhatikan adalah ruang tamu, teras, dan halaman. Seperti juga halnya dengan penampilan luar kita, biasanya area tersebut adalah yang pertama kali dilihat saat ada tamu yang datang. Lebaran identik dengan silaturahmi, jadi area tersebut pasti akan banyak digunakan pada saat lebaran nanti. Supaya nggak capek, bebersih area ini bisa dicicil satu minggu sekali sebelum puasa dimulai. Berawal dari yang paling bikin capek, misalnya memangkas tanaman atau ranting pohon, repotting tanaman, memangkas rumput, dll. Selanjutnya nanti saat puasa tinggal dijaga saja supaya tetap rapi dan bersih.

7. Servis dan bersihkan AC sebelum puasa Ramadhan dimulai. Ini tips hasil pembelajaran selama bertahun-tahun. Entah kebetulan atau gimana, biasanya Jasa Servis AC selalu full kalau pas bulan puasa, apalagi menjelang lebaran. Untuk mengantisipasi itu biasanya saya memanggil jasa servis sebelum puasa dimulai.

Nah, itu tadi tujuh agenda bersih-bersih rumah yang saya lakukan sebelum Ramdahan. Kalau kalian biasanya ngapain aja. Sharing di kolom komentar, ya. 




1 comment:

  1. wah, jd inget nih acku belum dibersihin..pernah pengalaman lebaran kemaren lupa dibersihin netes2 sampai seprei basah hiks

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...