Saturday, October 12, 2019

Mengakrabi Kota Tempat Tinggal Dengan Traveloka Xperience

Mengakrabi Kota Tempat Tinggal Dengan Traveloka Xperience

Pernah nggak sih, kalian sedang merasa jenuh berada di kota sendiri, tapi juga lagi nggak bisa meninggalkan rumah terlalu jauh karena sesuatu hal? Misalnya nih, ada tanggungan pekerjaan yang harus diselesaikan, atau seperti cerita saya, lagi hamil besar dan nggak bisa bepergian jauh naik pesawat. Di tulisan ini, saya bakal bercerita tentang pengalaman mengakrabi kota tempat tinggal dengan Traveloka Xperience.


Memasuki Bulan Oktober, kehamilan saya sudah di usia minggu ke- 37. Di minggu ke- 31 yang lalu, saya terpaksa membatalkan sebuah perjalanan ke luar kota yang harus ditempuh dengan pesawat lantaran sesuai dengan peraturan penerbangan, ibu hamil usia segitu sudah tidak diizinkan lagi bepergian naik pesawat.

Meskipun agak kecewa, tapi saya sadar bahwa hidup memiliki skala prioritas. Setelah nanti melahirkan pun, tentunya saya juga masih harus meredam hasrat menjelajah; pergi ke tempat yang jauh dan asing; kemudian menuliskan kisah perjalanannya. Aktivitas tersebut telah menjadi bagian dari hobi dan pekerjaan saya beberapa tahun terakhir.

Pernah beberapa hari yang lalu, tiba-tiba saya jadi baper saat salah satu platform media sosial mengingatkan sebuah kenangan tentang aktivitas yang pernah saya lakukan setahun yang lalu. Ya, tepat setahun lalu, di awal Oktober saya bertolak dari Changi menuju Svarnabhumi untuk menjelajahi Negeri Gajah Putih.

Jalan jalan ke Thailand


Rasa baper itu juga bikin saya ogah-ogahan melirik aplikasi untuk berburu tiket pesawat murah, atau sekadar melihat-lihat hotel incaran siapa tahu bisa staycation dengan harga diskon.

Namun, suatu hari, ketika sedang membuka aplikasi Traveloka, mata saya tertuju pada sebuah logo baru berwarna pink koral di sudut kanan atas, dengan tulisan 'Xperience' dan tanda 'new' di sudut kanan atasnya.

Setelah meng-klik logo tersebut, beberapa saat kemudian muncul kalimat...

Roaming the road less traveled...

Setelah mempelajarinya beberapa saat, tiba-tiba ada sebuah ide yang membuat saya bersemangat untuk menjalani hari-hari ke depan karena menciptakan pengalaman berkesan tidak selalu harus dengan terbang ke suatu tempat yang baru dan asing.


Jadi penasaran dong, apa sebenarnya Traveloka Xperience itu? 

Kalau kalian adalah salah satu dari 3,5 juta pengguna aktif aplikasi berlogo burung biru yang sampai saat ini sudah digunakan di 7 negara, yaitu Australia dan Asia Tenggara, termasuk di dalamnya Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, dan Filipina maka kalian pasti bisa melihat inovasi yang dilakukan oleh Traveloka.

Traveloka kini bukan lagi sekadar perusahaan teknologi booking platform untuk traveling, tetapi juga menjadi sebuah discovery platform yang membantu kita sebagai pengguna untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, menemukan ide-ide aktivitas ketika berwisata, juga memberikan inspirasi, baik untuk traveling atau pun saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Kini, di aplikasi Traveloka kita bukan hanya sekadar bisa mencari tiket pesawat dan hotel sesuai kebutuhan dan dana saja, tetapi juga bisa menemukan beragam penawaran terkait aktivitas yang berhubungan dengan hiburan dan gaya hidup melalui Traveloka Xperience.

apa sebenarnya Traveloka Xperience itu?


Di Traveloka Xperience, terdapat 12 kategori produk terkait aktivitas liburan dan gaya hidup, mulai dari atraksi, bioskop, event, hiburan, spa & kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap travel, makanan & minuman, serta kursus & workshop.

Traveloka Xperience sendiri memiliki inventori di lebih dari 15 ribu produk yang tersebar di 60 negara. Rekomendasi aktivitas liburan yang disuguhkan juga telah dikurasi agar sesuai dengan lokasi maupun destinasi pengguna.

Jadi, kalau sedang berkunjung ke suatu kota, kita nggak bakalan kehabisan ide  atau inspirasi untuk melakukan aktivitas tertentu yang sesuai dengan minat. Misalnya nih, kalau kita penggemar musik atau band tertentu, saat berkunjung ke suatu kota, kita juga bisa melihat apakah di kota tersebut akan diadakan konser dari band favorit, plus sekaligus bisa membeli tiketnya.


Kenapa harus mencoba Traveloka Experience


Selain itu, kita juga bisa menikmati ribuan pilihan pengalaman wisata di seluruh dunia yang didukung oleh metode pembayaran beragam. Beragamnya metode pembayaran ini juga untuk menjawab kebutuhan konsumen agar lebih fleksibel dalam mengatur pengeluaran untuk membeli 'experience'. Kita bisa membayar pesanan melalui internet banking, transfer atm, saldo UANGKU, atau Traveloka Paylater.

Dengan Traveloka Xperience, proses pemesanannya cepat dan praktis. Nggak banyak momen terbuang, misalnya buat antri tiket atau cari-cari dulu alur pemesannya gimana. Ada juga  layanan Easy Access, yang bukan hanya mempermudah pengguna dalam memasuki area wisata dan aktivitas, melainkan juga membantu mitra atau pengelola wisata untuk mengadopsi teknologi terbaru yang dapat menunjang pelayanan yang mereka miliki.

Yang jelas, dengan Traveloka Xperience, pertanyaan dan kekhawatiran seperti tiketnya udah issued apa belum, pembayarannya masuk atau ngga, tidak akan terjadi karena ada dukungan dari layanan customer service 24/7. Semuanya tersedia dalam 6 pilihan bahasa untuk semakin memudahkan dan bikin pengguna ngga cemas.

Perjalanan Ke 'Dalam' Bersama Traveloka Xperience. 


menciptakan pengalaman personal bersama traveloka experience

Traveloka Xperience seketika membuat kota yang saya tinggali menjadi tampak baru dan menarik. Yang tadinya terasa membosankan karena rasanya objek wisatanya ya, cuma itu-itu saja, dengan melihat-lihat Traveloka Xperience saya jadi menyadari bahwa kota yang saya tinggali menawarkan berbagai aktivitas menarik untuk dicoba.

Bukankah sebuah kota harus menawarkan aktivitas yang bisa membangun sebuah momen dan pengalaman agar menarik untuk dikunjungi?

Saat berkunjung ke Semarang, teman-teman pastinya bukan hanya sekadar ingin menyusuri gang-gang di Kota Lama dan berswa foto saja di sana. Kalian juga pasti ingin terlibat dalam sebuah aktivitas yang akan membentuk pengalaman kalian tentang 'berkunjung ke Kota Lama Semarang.

Misalnya, dengan mendengarkan kisah Oei Tiong Ham, orang terkaya Se-Asia Tenggara yang bangunan peninggalannya banyak tersebar di Kota Lama, saat mengikuti Semarang City Walking Tour. Atau kalian mungkin ingin praktek sendiri cara memasak Lunpia Semarang yang enak, sehingga rebungnya legit, empuk, dan tidak berbau langu, dengan mengikuti Culinary Tour.

Aktivitas mengakrabi sebuah kota seperti itu bisa ditemukan ketika membuka Traveloka Xperience kategori 'Tour'. 

Dengan melihat-lihat kategori 'Attractions' di Traveloka Xperience, saya juga jadi sadar kalau belum benar-benar mengenal kota sendiri. Di Traveloka Xperience, kita bisa melihat foto-foto tempat wisata yang ada, juga ulasan dari orang-orang yang sudah berkunjung ke sana, sehingga kita bisa mempertimbangkan dan menyusun itenerary yang sesuai dengan kebutuhan.

Saya baru tahu kalau ada beberapa tempat di Semarang yang menawarkan atraksi buatan alam di daerah Banyubiru yang sekilas tebingnya tampak seperti di China. Atau beberapa atraksi buatan manusia, seperti taman-taman di daerah Semarang Atas yang berhawa sejuk, dan juga beberapa museum atau taman bermain dengan konsep yang baru.

Ternyata lebih sering bepergian ke tempat lain di luar kota membuat saya jadi berjarak dengan kota sendiri, seperti halnya saya terkadang masih berjarak dengan diri sendiri. Mungkin itu sebenarnya yang membuat jenuh ketika berada di kota sendiri.

Traveloka Xperience menginspirasi saya untuk mulai melakukan 'perjalanan ke dalam'. Saya mungkin tidak akan menyeberangi benua lain, tidur di tempat yang asing dan mencicipi makanan yang asing di lidah. Namun, saya akan melakukan ‘perjalanan ke dalam’ baik itu dengan menjelajahi dan mengakrabi lebih dalam kota tempat saya tinggal, atau dengan melakukan perjalanan ke dalam diri sendiri.

Melakukan perjalanan ke dalam diri sendiri di sini artinya saya ingin lebih terhubung dengan diri sendiri; menciptakan momen-momen yang bisa membuat saya lebih mengenal dan mencintai diri sendiri. Bisakah Traveloka Xperience menjawab kebutuhan tersebut?

Jadi, 'perjalanan ke dalam' apa saja yang akan saya lakukan bersama Traveloka Xperience?

never stop exploring yourself with traveloka experience

Salah satu 'perjalanan ke dalam diri' yang ingin saya lakukan adalah dengan menabung momen dan pengalaman tak terlupakan bersama Si Sulung yang sebentar lagi akan memasuki SMP. Sadar bahwa waktu begitu cepat berlalu, saya ingin memiliki momen bersama Si Sulung yang bisa ia kenang hingga dewasa kelak.

Si Sulung adalah tipe kinesthetic learner yang sejak dulu senang mengeksplorasi diri dengan gerak tubuh. Ia pernah bilang pada saya ingin menjajal permainan ketangkasan, seperti melompat dari ketinggian, memanjat bangunan atau tebing buatan yang tinggi, juga melewati halang rintang.

Saya belum pernah mewujudkan keinginannya tersebut. Alasannya, saya pikir aktivitas tersebut terlalu berisiko dan bisa menyebabkan cidera.

Namun, saat melihat kategori 'Playgrounds' di Traveloka Xperience, saya menemukan tempat yang tepat untuk Si Sulung sehingga bisa mewujudkan keinginannya.

Tempat itu adalah sebuah Indoor Gravity Trampolines Park di daerah Semarang Timur.

Pengalaman Menggunakan Traveloka Xperience untuk Menikmati Sensasi Bermain Bersama Anak Di Gravity Trampoline Park


Gravity Indoor Trampoline Park Semarang

Saya lalu memesan tiket masuknya di Traveloka Xperience.

Cara memesannya gampang banget. Yang pasti sudah punya aplikasi Traveloka dulu di ponsel. Lalu, klik tanda Xperience, pilih kategori Playground. Karena pencarian tempat sudah disesuaikan dengan lokasi dimana kita berada maka kategori tempat bermainnya tentunya yang sesuai dengan lokasi.

Setelah memilih tempat bermain yang akan dikunjungi, bisa langsung pesan tiketnya. Harga tiket masuk yang ditawarkan untuk bermain di Gravity Trampoline Park ini, di Traveloka Xperience sebesar Rp. 81.000 untuk weekdays. Ternyata harganya lebih murah kalau pesan lewat Traveloka Xperience.

Setelah memesan voucher-nya kita bisa reservasi untuk menentukan hari apa akan bermain di sana.

Empat langkah mudah pesan tiket playground dengan Traveloka Xperience

Rencana berikutnya yang ada dalam agenda 'perjalanan ke dalam' bersama Traveloka Xperience adalah saya ingin lebih terhubung dengan diri sendiri melalui aktivitas 'self love'. Salah satunya dengan meng-klik kategori 'Beauty & Spa'.

Di kategori tersebut, saya menemukan sebuah tempat di mana saya bisa meluangkan waktu untuk 'self love' dengan menjajal pijat dan spa ibu hamil.

Dari 12 kategori yang ada di Traveloka Xperience, ternyata cukup banyak juga aktivitas di dalam kota yang sepertinya tidak kalah menarik dengan pengalaman yang dirasakan ketika bepergian ke luar kota.

Tidak semua #XperienceSeru hanya bisa didapatkan dengan kegiatan traveling jarak jauh. Pengalaman sehari-hari di kota tempat tinggal juga bakal lebih berkesan ketika diisi dengan berbagai aktivitas yang ditawarkan sebuah kota.

Beberapa #XperienceSeru yang ditawarkan Traveloka Xperience yang akan saya pilih untuk lebih mengakrabi kota tempat saya tinggal. 



Misalnya, di kategori 'Tour', saya ingin menjajal Semarang One Day City Tour bersama keluarga saat nanti Si Kecil sudah lahir. Aktivitas ini bisa dilakukan bersama-sama dengan anggota keluarga yang lain agar tercipta momen dan pengalaman kebersamaan yang tidak terlupakan.

Salah satu yang menjadi kelebihan dari Xperience adalah adanya tur lokal yang disediakan operator di daerah tujuan wisata. Dengan adanya tur-tur ini, jalan-jalan di dalam kota akan semakin berkesan karena biasanya sudah ada aktivitas yang dirancang, plus balutan narasi yang membuat pengalaman kita atas suatu tempat bertambah.

Semoga makin banyak pilihan tur-tur lokal di destinasi wisata di Semarang yang akan digandeng oleh Traveloka Xperience.

Sementara di kategori 'Attraction', saya menemukan ada aktivitas yang bisa menaikkan level adrenalin, yaitu dengan menyusuri Jembatan Ondo Langit, dan bermain ayunan di ketinggian di Gumuk Reco. Ini merupakan salah satu cara merasakan #XperienceSeru di kota sendiri tanpa harus terbang jauh ke tempat yang baru.

Kedua aktivitas tersebut bisa dijajal ketika nanti saya mungkin mulai bosan terus-terusan berada di rumah, dan ingin membangkitkan level adrenalin. Tentunya, petualangan ini juga bisa dilakukan bersama Pak Suami dan anak-anak.

Saya semakin menyadari bahwa sebenarnya yang membuat seseorang merasa betah tinggal di suatu kota adalah karena adanya momen dan pengalaman yang tercipta melalui berbagai aktivitas yang membuat kita terlibat di dalamnya.

Rasanya, dengan semakin banyak pilihan aktivitas yang bisa dilakukan di sebuah kota, bukan hanya kita penduduk setempat yang akan semakin merasa akrab dengan sebuah kota, tetapi jika ada turis yang berkunjung pun akan semakin bersemangat menjelajahi kota. Mereka akan semakin lama tinggal dan membelanjakan uangnya ketika berkunjung ke sebuah kota, sehingga akan semakin merasa puas juga.

Menurut saya, dalam hal ini Traveloka Xperience juga memiliki kontribusi untuk meningkatkan kunjungan wisata ke suatu kota sehingga aktivitas yang ditawarkan pun tidak monoton sekadar naik pesawat, mendarat di bandara, lalu staycation di sebuah hotel saja.

Pengalaman mengunjungi suatu kota semakin terasa lengkap apabila wisatawan juga bisa membelikan oleh-oleh atau kuliner khas setempat untuk keluarga, bisa menikmati sebuah pertunjukan di kota yang dikunjungi, bahkan merasakan tur-tur yang dirancang untuk semakin memperkaya pengalaman.

Traveloka Xperience berhasil menjawab kebutuhan masyarakat saat ini yang tumbuh dalam eksosistem ekonomi baru, yaitu e-leisure economy.

E-leisure economy merupakan ekonomi berbasis kreativitas, entertainment, dan penciptaan pengalaman dengan platform utama berbasis digital.

Apakah Traveloka Xperience juga berhasil menjawab kebutuhan saya? Jawabannya, iya.

Saya jadi semakin bersemangat karena untuk menciptakan sebuah pengalaman tak terlupakan dalam keseharian, tidak perlu terbang jauh, cukup dengan mengakrabi kota tempat kita tinggal dengan berbagai aktivitas yang menarik, dan dengan Traveloka Xperience, saya ngga bakal kehabisan ide. Gimana dengan kamu?





No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...