Tuesday, March 24, 2020

Atopiclair Cream Pereda Dermatitis Atopik Andalan Keluarga


Tidak pernah terbayangkan sebelumnya kalau anak-anak akan mewarisi riwayat alergi yang sama dengan saya. Sejak usia bayi, disebabkan oleh alergi tersebut keduanya kerap mengalami dermatitis atopik. Sudah sejak lama saya mengenal krim berbahan steroid untuk mengatasi ruam atau eksim akibat alergi tersebut hingga kemudian saya mengetahui bahwa krim steroid memiliki efek samping yang tidak baik untuk kulit. Saya pun mencari-cari alternatif pengobatan yang lain, hingga akhirnya menemukan Atopiclair cream yang menjadi solusi andalan keluarga.


Riwayat Alergi Dan Dermatitis Atopik. 


Anak pertama saya, punya alergi dengan laktosa pada susu sapi. Sejak usia bayi selain kolik, batuk-pilek, reaksi alergi yang juga sering muncul adalah adanya ruam kemerahan di pipi dan lengannya.

Sementara itu, anak kedua saya alergi coklat. Jika kebetulan saya mengonsumsi coklat, saat ia masih menyusu, maka reaksi yang sering muncul adalah ruam di pipi dan area paha serta pantatnya.

Yang terparah adalah di bagian pipi. Ada bulatan merah dengan bagian kulit yang menyerpih. Sedih rasanya melihat tampilan pipinya tersebut.

Hingga kini pun, saat usianya menginjak 5 tahun, gatal eksim masih sering tiba-tiba muncul jika ia terlalu banyak mengonsumsi coklat. Biasanya, juga diiringi dengan pilek dan batuk berkepanjangan.

Dua jenis makanan enak yang justru disukai kedua anak saya tersebut ternyata malah membuat mereka sengsara. Apalagi bila udara sedang panas, rasa gatal yang tak tertahankan sering membuat si anak tengah uring-uringan karena sering saya larang menggaruk.



"Gateel banget Bun....!" rengeknya. Sering juga ia merasa tidak nyaman dengan pakaian berbahan tertentu, lalu punggungnya bertambah gatal, kulit kemerahan, bagian kulit yang gatal menebal.

Jika di pipi sudah mulai menghilang gatalnya, di bagian pantat hingga punggung masih sering kambuh. Kulit kemerahan, menyerpih, kadang ada bagian yang sangat kering dan menebal.

Bekas-bekas gatal uang digaruk jadi menghitam dan bergaris-garis 


Berbeda dengan anak-anak, reaksi gatal di saya justru akan banyak muncul di pergelangan tangan dan lengan. Gatalnya sama-sama ajaibnya dengan yang dialami anak-anak. Kalau sudah mengering bekasnya tidak mudah hilang.

Sejak anak pertama, krim dengan kandungan steroid sudah saya gunakan untuk meredakan gatal dan kemerahan di kulit. Waktu itu, saya belum mengetahui bahwa krim berbahan steroid tidak baik untuk kulit. Sejak tahu, saya pun mulai kebingungan bagaimana mengobati ruam eksim di kulit yang sering muncul tiba-tiba.

Dermatitis Atopik, Gatal Yang Membuat Kami Uring-Uringan.


Jadi, dermatitis atopik ini monster apa sih? Kok bisa-bisanya bikin kulit kami nggak nyaman?

Dermatitis Atopik disebut juga eksim atopik, biasanya terjadi pada anak usia dini dan lebih sering terjadi pada orang yang memiliki riwayat kondisi ini di keluarganya.

Yang sering terjadi adalah inflamasi gatal pada kulit. Dermatitis atopik (D.A.) ialah kondisi peradangan kulit yang kronis dan menahun, disertai gatal yang umumnya sering terjadi selama masa bayi dan anak-anak.

Dermatitis atopik sering berkaitan dengan peningkatan kadar immunoglobulin E, dan riwayat atopi pada keluarga atau penderita.

Lebih dari seperempat anak yang lahir dari seorang ibu penderita atopi akan mengalami dermatitis atopik pada usia 3 bulan pertama.

Bila salah satu orangtua menderita atopi, lebih dari separuh jumlah anak akan mengalami gejala alergi sampai usia 2 tahun. Kemungkinan ini meningkat hingga 79% bila kedua orangtua menderita atopi. Untungnya suami saya tidak memiliki riwayat alergi.

Risiko mewarisi dermatitis atopik juga lebih tinggi bila yang menderita dermatitis atopik adalah ibu, dibandingkan dengan ayah. Hikss sedihnya.

Pengalaman Menggunakan Atopiclair Cream untuk Meredakan Dermatitis Atopik Dan Menjinakkan Monster Gatal. 




Untungnya kini saya dipertemukan dengan Atopiclair, sebuah krim non steroid yang ampuh meringankan eksim dan gatal-gatal.

Secara umum, Atopiclair adalah obat kulit yang digunakan untuk mengobati beberapa masalah kulit seperti gatal, nyeri, terbakar, dan lainnya.

Atopiclair juga bisa melembabkan dan mengurangi sensitivitas jaringan yang mengalami radang, menghilangkan rasa terbakar, gatal dan nyeri dengan melindungi dari iritasi lebih lanjut. Krim ini juga membantu mempercepat proses penyembuhan kulit.

Pertama kali saya dipertemukan dengan atopiclair jenis cream, FYI ada juga atopiclair yang bentuknya lotion, ya.



Atopiclair ini menjadi produk unggulan dari perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, yaitu PT. Transfarma Medica Indah dengan no KEMENKES RI AKL: 21603718125. Produk ini juga ternyata banyak diresepkan atau diformulasikan khusus untuk penderita Dermatitis Atopik.

Atopiclair yang ada di pasaran tersedia dalam dua bentuk sediaan. Kedua bentuk sediaan Atopiclair adalah Atopiclair lotion dan Atopiclair cream. Atopiclair lotion dikemas dalam kemasan botol dengan berat bersih sebesar 120 mL/botol, sedangkan Atopiclair cream dikemas dalam kemasan tube dengan netto sebesar 40 mL/tube.

Kandungan zat yang ada di dalam Atopiclair cream dan lotion juga berbeda. Atopiclair cream mengandung Na hyaluronate, Glycyrrhetinic Acid, Butyrospermum Parkii Butter, Vitis Vinifera, dan Telmensteine.

Atopiclair cream konsistensinya lebih pekat dan cocok untuk mengobati gatal yang kambuhan. Sementara yang lotion lebih cair, bisa

Komposisinya sebagai berikut :

Glycyrrhetinic acid (18-b-glycyrrhetic acid), Proanthocyanidin (leucoanthocyanins, procyanidins, pycnogenols), Telmesteine (N-carbetoxy-4-tiazolidin carboxyilic acid), Natural a-bisabolol, Shea butter, Allantoin, Ascorbyl tetraisopalmitate, Tocopherol acetate, Hyaluronic acid, Montanov 202 (Arachidyl glucoside + arachidylbehenyl alcohol). 

Lalu cara pakainya bagaimana?

Oleskan tipis ke area kulit yang membutuhkan, kemudian pijat secara perlahan. Oleskan 3 kali sehari

Terus, gimana sih, cara kerja kandungan -kandungan zat dari Atopiclair ini :

Hyaluronic Acid & Shea Butter: memperbaiki pertahanan kulit Vitis Vinifera (grapefine), Telmesteine, Vitamin C & E : bekerja sebagai anti-oksidan Glycyrrhetinic Acid: meredakan rasa gatal dan rasa terbakar dengan segera.



Berikut ini adalah beberapa manfaat Atopiclair cream yang saya rasakan setelah menggunakannya untuk kulit tangan dan punggung anak saya :

1. Efek yang paling terasa adalah menghaluskan kulit. Bahkan bagian kulit yang eksimnya sudah sembuh namun masih terasa kasar, jadi terasa halus.

2. Kulit jadi terasa lebih lembap, tidak ada lagi serpihan kering. Meski tampilan bekas garukan belum hilang, tetapi kulit jadi lembap.

3. Gejala eksim yang kemerahan memudar. Tentunya diiringi dengan hilangnya rasa perih dan panas.

4. Mengurangi rasa gatal. Biasanya si anak tengah selalu mengeluh minta digaruk punggungnya saat malam, tapi apabila telah dioles atopiclair ia tidak lagi mengeluh gatal.



Itu tadi empat hal yang paling terasa ketika menggunakan Atopiclair Cream sebagai pereda Dermatitis Atopik Andalan Keluarga.

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...